Irjen Teddy Minahasa Dijemput Propam, Kapolri: Ditahan di Penempatan Khusus

Al Imran | Jumat, 14-10-2022 | 20:22 WIB | 370 klik | Nasional
<p>Irjen Teddy Minahasa Dijemput Propam, Kapolri: Ditahan di Penempatan Khusus<p>

Kapolri Jenderal, Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers usai penjemputan Irjen TM di Jawa Timur, Jumat. (humas)

JAKARTA (14/10/2022) - Kapolri Jenderal, Listyo Sigit Prabowo memastikan, siapa pun yang terlibat, tidak peduli pangkatnya apa, jabatannya apa, pasti ditindak tegas.

"Kita akan tindak tegas semua oknum polisi yang terlibat dalam peredaran Narkoba. Karena, itu bagian komitmen dari kami untuk melakukan bersih-bersih di institusi Polri. Ini sudah sering saya sampaikan di setiap arahan saya," ujar Kapolri di Mabes Polri, dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat.

Kapolri menyampaikan, Polda Metro Jaya mulanya berhasil melakukan pengungkapan kasus jaringan narkoba gelap beberapa waktu lalu.


"Kemudian dilakukan pengembangan ternyata mengarah kepada dan melibatkan anggota polisi berpangkat Bripka dan anggota polisi berpangkat Kompol dengan jabatan Kapolsek dan berkembang pada sebuah pengedar dan mengarah kepada personel berpangkat AKBP, mantan Kapolres Bukittinggi," ungkap Kapolri.

"Dari situ, kita melihat ada keterlibatan TM (Teddy Minahasa). Atas dasar hal itu, kemarin saya minta Kadiv Propam untuk jemput dan pemeriksaan terhadap Irjen TM," terang Kapolri.

"Tadi pagi telah dilaksanakan gelar perkara untuk menentukan. Saat ini, Irjen TM terduga pelanggar dan sudah dilakukan penempatan khusus," ungkap Kapolri.

Kapolri menginstruksikan Propam Polri, segera melakukan sidang etik dengan ancaman PDTH. Pun meminta Polda Metro Jaya mengusut tuntas kasus ini.

"Saya minta Kapolda Metro terkait kasus proses penanganan pidananya. Saya minta siapapun itu, apakah sipil, apakah Polri, bahkan Irjen TM itu diproses tuntas dan dikembangkan," jelas Kapolri.

"Ini tentunya sebagai bentuk keseriusan kami dalam menindak tegas pemberantasan narkoba. Dan ini warning bagi anggota tidak bermain-main karena saya akan melakukan tindakan tegas."

"Saya akan memberikan ruang ke masyarakat untuk melaporkan anggota yang melanggar dan akan ditindak tegas," pungkasnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar