Syamsuar Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Pulau Bengkalis-Pulau Tanjung Padang

Al Imran | Jumat, 14-10-2022 | 21:07 WIB | 785 klik | Nasional
<p>Syamsuar Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Pulau Bengkalis-Pulau Tanjung Padang<p>

Gubernur Riau, Syamsuar meninjau lokasi pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Bengkalis dan Pulau Tanjung Padang di Desa Putri Puyu, Pulau Tanjung Padang, Kepulauan Meranti, Jumat. (humas)

MERANTI (14/10/2022) - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan, pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Bengkalis dan Pulau Tanjung Padang, Kepulauan Meranti, merupakan harapan besar warga Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti.

"Alhamdulillah, tadi kami sudah meninjau lokasi pembangunan jembatan Pulau Padang dan Pulau Bengkalis. Ini sudah lama diidam-idamkan baik dari warga di Pulau Padang maupun Bengkalis," ujar Syamsuar saat meninjau lokasi di Desa Putri Puyu, Pulau Tanjung Padang, Kepulauan Meranti, Jumat.

Dijelaskan, pembangunan jembatan tersebut dalam langkah mewujudkan program merangkai pulau di Riau. Dengan adanya jembatan itu, tentunya bisa membantu akses transportasi masyarakat. Selain itu juga bisa meningkatkan perekonomian.


"Ini tentunya dalam rangka untuk merangkai pulau yang ada di Provinsi Riau. Yang kita ketahui Pulau Bengkalis ini termasuk pulau terluar. Karena perlu diketahui, tentunya jembatan ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan perkonomian serta sejalan dengan menghubungkan kepulauan dan Riau daratan," jelasnya.

Oleh karena itu, dia berharap, pembangunan jembatan ini dapat disosialisasikan kepada masyarakat.

"Mohon dukungan dari semuanya, saya harap ini bisa disosialisasikan pada masyarakat. Agar nanti dapat mendukung memberikan kemudahan dalam pembangunan jembatan merangkai pulau ini," harapnya.

Panjang 1,5 Km

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau, M Arief Setiawan menerangkan, pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Bengkalis dan Pulau Meranti itu diperkirakan sepanjang 1,5 kilometer.

"Jembatan ini nantinya akan dibangun kurang lebih sepanjang 1,5 kilometer yang menghubungi Pulau Bengkalis dengan Pulau Tanjung Padang di Kepulauan Meranti," terangnya.

"Kami memang rencananya akan mengajukan anggaran ke Kementrian PUPR, karena dana yang digunakan ini cukup besar. Untuk pembangunan jembatan ini, tentunya setelah semua prosedurnya oke dari pusat, kita pasti akan mulai," ujar M Arief Setiawan.

Sementara itu, salah seorang warga Tanjung Padang, Usman berharap, pembangunan jembatan ini akan dilakukan secepatnya. Karena, menurutnya, Pulau Bengkalis merupakan akses terdekat dari Pulau Tanjung Padang. Dengan begitu, ia sangat mendukung program yang rencanakan Pemerintah Provinsi Riau.

"Kami akses kemana-mana di sini hanya pakai pompong. Kami berbelanja ke seberang (Bengkalis) naik pompong hingga berobat kerumah sakit juga pakai pompong ini saja," ungkap dia.

"Sebetulnya, banyak resikonya naik pompong, tapi kalau mau menggunakan darat akses kami kemana-mana jauh. Makanya, kami sangat mendukung sekali jika memang adanya pembangunan jembatan ini," harapnya.

Usman pun mengungkapkan, masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani pun, kesulitan menjual hasil panennya ke Selat Panjang. Kebanyakan warga sekitar mengirim dagangannya ke Pulau Bengkalis.

Oleh sebab itu, ia yakin, dengan adanya jembatan penghubung Pulau Bengkalis dan Pulau Tanjung Padang ini, tentu akan mendorong perekonomian masyarakat.

"Belum lagi, kami rata-rata di sini sebagai petani kalau mau menjual sayur-sayuran ke Selat Panjang itu jauh. Tentu lebih senang kami menuju ke Bengkalis. Karena itulah, kami yakin dengan adanya jembatan ini nantinya pasti juga mendorong ekonomi masyarakat di sini," pungkas Usman. (adv)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar