Partai Nasdem Pasbar Diapresiasi, Ini 4 Pesan Fadly Amran Terkait Partai dan Anis Baswedan

Al Imran | Sabtu, 15-10-2022 | 17:08 WIB | 366 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Partai Nasdem Pasbar Diapresiasi, Ini 4 Pesan Fadly Amran Terkait Partai dan Anis Baswedan<p>

Ketua DPW Partai Nasdem Sumbar, Fadly Amran dan jajaran pengurus, lakukan road show ke Pasbar, Sabtu sekaligus sosialisasikan Anies Rasyid Baswedan sebagai Capres Pemilu 2024. (robi chandra)

PASAMAN BARAT (15/10/2022) - Partai Nasdem terus melangkah dan berjuang, saling merangkul baik dari atas maupun bawah dan tetap solid setelah partai di bawah kepemimpinan Surya Paloh ini, mendeklarasikan Anis Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 mendatang.

Pada Sabtu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem beserta pengurus melakukan tindakan nyata itu ke DPD Nasdem Pasaman Barat.

Dalam kegiatan road show DPW Partai Nasdem Sumatera Barat, di bawah kepemimpinan Fadly Amran, juga diikuti oleh Sekretaris Ardyan dan Bendahara Brian Putra Bastara serta pengurus tingkat provinsi lainnya.


Ketua DPW Partai Nasdem Fadly Amran membakar semangat kader-kader Partai Nasdem dengan slogan Bersatu, Berjuang, Menang yang ada di Kabupaten Pasaman Barat.

Pengurus Nasdem Sumbar mengapresiasi langkah kongkrit yang dilakukan DPD Nasdem Pasbar beserta pengurus yang mulai mengepak sayap, selangkah demi selangkah.

Sementara itu, Ardyan, Sekretaris DPW Partai Nasdem Sumbar mengatakan, kita pernah bermimpi Anies Baswedan bisa jadi Presiden dan sekarang mimpi itu sudah terwujud dengan telah dideklarasikan oleh DPP Partai Nasdem.

"Saatnya kita mewujudkan mimpi untuk meraih kemenangan ini," tukas Ardyan.

Usai roadshow, Fadly Amran mengatakan bahwa ini adalah langkah-langkah kongrit kedepan untuk betul-betul mengemban amanah Partai Nasdem membawa perubahan dan menjunjung Pak Anies jadi Presiden pada tahun 2024.

Dikesempatan itu, dia juga menekankan empat poin hal yang mesti dilakukan oleh DPD Nasdem Pasbar serta pengurus.

Poin pertama terkait dengan media, artinya kegiatan Nasdem bisa di upload di media sosial, seperti Facebook Twitter, Instagram. Makin bagus kalau tiktok serta media mainstream baik cetak, elektronik dan online.

"Karena itu penting bagi eksistensi partai. Cukup satu berita per bulan. Setidaknya kegiatan partai seperti ini," kata Wali Kota Padang Panjang itu.

Dia menambahkan, setelah media lanjut ke Bakal calon legislatif (Bacaleg) yang diseleksi dan bekerjasama sama dengan baik.

Begitu juga sayap dan badan kepengurusan partai. Karena kepengurusan partai ini harus seayun selangkah dan dengan pendekatan yang baik.

"Karena tidak bagus juga jumlah banyak, namun yang bekerja minimalis. Umpama jumlah 200 orang yang bekerja hanya 20 orang," katanya.

Begitu juga dengan Dewan Pengurus Ranting (DPRt). Ini penting di dalam kepengurusan partai di bawah.

Karena DPRt tersebut dirasa sangat perlu untuk pertarungan Pemilu 2024 sebagai bukti Partai Nasdem hadir di tengah masyarakat.

"Konsolidasi ini perlu kita lakukan sebagai DPW tingkat Sumbar. Karena kita harus mendudukkan langkah-langkah konkrit yang akan kita lakukan pada Pilres mendatang."

"Apalagi kita sudah deklarasi calon presiden yang di usung oleh Nasdem," katanya.

Ia juga menekankan bahwa Nasdem merupakan partai tanpa mahar, sehingga dalam perekrutan kader Nasdem tidak dipungut biaya.

Sehingga, Nasdem terbuka bagi putra putri terbaik bangsa ini untuk meniti karir di Nasdem.

"Siapa yang akan meniti karir di Nasdem. Ayo, kita lakukan tanpa mahar," ajak Fadli Amran.

Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Pasaman Barat, Muhammad Guntara menegaskan, jika target yang ditetapkan oleh DPW untuk Pasbar akan diwujudkan. Tentunya dengan kerjasama semua kader Nasdem.

"Tantangan bagi saya untuk semakin membesarkan Nasdem di bumi mekar tuah Basamo. Targetnya Ketua DPRD di tangan Nasdem," katanya.

"Ketua Nasdem DPD Pasaman Barat Muhammad Guntara, dan Pengurus Nasdem mengatakan mari kita sama-sama berjuang untuk Anis Baswedan untuk calon Presiden 2024 karena Partai Nasdem adalah Anis," ujarnya. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar