Dinas Pariwisata Sumbar akan Gelar Digital Creativity Festival, Ini Targetnya

Al Imran | Sabtu, 15-10-2022 | 17:53 WIB | 359 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Dinas Pariwisata Sumbar akan Gelar Digital Creativity Festival, Ini Targetnya<p>

Kepala Dinas Pariwwisata Sumbar, Luhur Budianda

PADANG (15/10/2022) - Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat kian menunjukkan keseriusan dalam memajukan sektor ekonomi kreatif demi menunjang kemajuan pariwisata.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memperhatikan subsektor-subsektor yang masih minim sentuhan. Salah satunya adalah subsektor yang berkaitan dengan dunia digital.

Kepala Dinas Pariwwisata Sumbar, Luhur Budianda mengatakan, pihaknya akan segera mengumpulkan data terkait pelaku ekonomi kreatif di rumpun digital, melalui penyelenggaraan sebuah iven.


"Insya Allah pada November 2022 nanti kita akan laksanakan sebuah iven bertajuk Sumbar Digital Creativity Festival. Dalam kegiatan ini kita akan rangkul para pelaku ekonomi kreatif yang berbasis digital dari setiap kabupaten kota yang ada," katanya.

Dibalik maksud tersebut, ternyata terselip niat untuk meruntuhkan pandangan lama bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan teknologi, seakan-akan hanya dimiliki mereka yang tinggal di perkotaan.

"Dunia digital sudah merambah kemana-mana. Kemajuan dunia kreatif pada bidang digital tidak hanya di kota-kota seperti Padang atau Bukittinggi saja."

"Kami sangat yakin di kabupaten-kabupaten yang ada para pelaku digital juga terus bergerak. Namun mereka belum mendapat ruang untuk unjuk karya. Karena itulah festival ini kita laksanakan," sebutnya.

Melalui kerjasama dengan Dinas Pariwisata yang ada di 19 Kabupaten/Kota di Sumbar, para peserta akan dijaring untuk dipertemukan pada puncak acara pertengahan November nanti.

"Pelaku kreatif digital kita masih banyak yang bersifat individual. Hal ini disampaikan sendiri oleh mereka kepada kami pada beberapa kesempatan. Yang bermain di dunia fotografi, videografi, maupun desain komunikasi visual saat ini masih bersifat individu-individu," ungkapnya.

"Melalui ajang ini kita akan tuntut mereka untuk tergabung dalam sebuah tim. bersama timnya, mereka diminta untuk berkarya," sebut Luhur.

Terkait dengan hubungan pelaku kreatif di dunia digital dengan subsektor-subsektor non digital, menurut Luhur, akan dijembatani melalui karya-karya dimaksud tadi.

"Jadi, para peserta kita minta untuk berkarya, namun objek yang akan mereka soroti dalam karya tersebut, adalah subsektor kriya, sebagai objek tematis kita dalam penyelenggaraan kali ini."

"Jadi karya-karya digital ini nantinya akan bertemakan objek-objek ciptaan pelaku kriya. Di situ kaitannya," sebut dia.

Luhur mengharapkan, melalui Festival ini tumbuh kesadaran bagi semua pihak, termasuk pemerintah Kabupaten Kota untuk lebih serius dalam merangkul pelaku Ekraf mereka, terutama yang bergerak di sektor digital."

"Mereka adalah kreator yang akan sangat membantu dalam hal promosi dan penyebarluasan informasi tentang dunia kepariwisataan dan ekraf kita. Di era Disrupsi 4.0, peran pelaku digital ini tak mungkin kita kesampingkan," sebutnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar