Lima Nagari di Kabupaten Agam Jalankan Program Kampung Inggris, Ini Syarat Calon Peserta

Al Imran | Minggu, 16-10-2022 | 22:02 WIB | 289 klik | Kab. Agam
<p>Lima Nagari di Kabupaten Agam Jalankan Program Kampung Inggris, Ini Syarat Calon Peserta<p>

Ilustrasi Kampung Inggris.

AGAM (16/10/2022) - Pemkab Agam membuka penerimaan peserta program Kampung Inggris. Pendaftaran peserta dimulai pada 12 hingga 20 Oktober 2022. Calon peserta dapat mendaftarkan diri ke kantor wali nagari yang jadi pengelola Kampung Inggris.

"Program ini baru pilot project, jadi baru ada di lima nagari yakni Nagari Gadut, Biaro Gadang, Batu Palano, Lawang dan Manggopoh," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Isra, Ahad.

Dikatakan, program ini baru diluncurkan beberapa bulan lalu. Setiap nagari pilot project Kampung Inggris, terangnya, akan menerima sebanyak 30 orang peserta.


Syarat peserta antara lain laki-laki atau perempuan berusia antara 16 sampai dengan 35 tahun, berbakat dalam penguasaan Bahasa Inggris.

Isra melanjutkan, peserta program ini diprioritaskan bagi anak nagari atau penduduk nagari yang berasal dari kecamatan di mana Kampung Inggris berlokasi yang dibuktikan dengan KTP/KK.

"Selain itu, diprioritaskan pula kepada anak-anak dari kalangan anak yatim atau piatu atau ditinggal bapak atau dari keluarga tidak mampu," terangnya.

Untuk seleksi peserta, katanya, akan dilangsungkan pada 21 hingga 22 Oktober 2022. Sementara, proses pembelajaran dimulai pada 1 hingga 15 November 2022.

Diterangkan, program Kampung Inggris Agam difokuskan pada penguasaan keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Inggris (English Speaking Skill) khususnya level intermediate atau menengah.

Dalam kompetensi Bahasa Inggris ini, terbagi 5 level yaitu basic atau dasar, beginner atau pemula, pre-intermediate atau pra menengah, intermediate atau menengah dan advanced atau tingkat lanjut.

Menurut Isra, metode belajar Kampung Inggris Agam tergolong unik, sama halnya di Kampung Inggris Pare, Kediri. Pasalnya, peserta diinapkan di homestay selama belajar dengan durasi 15 hari atau 2 pekan.

"Dengan keterampilan ini, tentunya akan meningkatkan daya saing pemuda atau anak nagari secara internasional, sehingga memudahkan mencari pekerjaan yang sesuai baik di dalam negeri maupun luar negeri," terangnya.

Ditambahkan, setiap peserta akan dibebaskan dari biaya pendaftaran dan biaya kursus. Tidak hanya itu, setiap peserta diberikan fasilitas seperti penginapan gratis di homestay, konsumsi (food and beverage), sarana belajar seperti buku paket dan pada akhir kursus akan diberikan sertifikat kompetensi berbahasa Inggris tingkat Intermediate.

Sementara, pengajar kursus Bahasa Inggris di Kampung Inggris Agam, berjumlah sebanyak 20 orang yang merupakan tenaga terlatih yang direkrut secara professional dan telah mendapat pembekalan dari Tim Ahli dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar