Persiapan Revitalisasi Fase VII Pasar Raya Padang Dimatangkan, Kebutuhan Dana Capai Rp127 Miliar

Al Imran | Selasa, 18-10-2022 | 17:56 WIB | 208 klik | Kota Padang
<p>Persiapan Revitalisasi Fase VII Pasar Raya Padang Dimatangkan, Kebutuhan Dana Capai Rp127 Miliar<p>

Sekda Padang, Andree Algamar bersama Kepala BPPW Sumbar, Kusworo Darpito pada rapat pembahasan rencana pembangunan Fase VII Pasar Raya Padang yang rusak berat akibat gempa 2009 lalu di Padang, Senin. (humas)

PADANG (17/10/2022) - Bangunan Fase VII Pasar Raya Padang, akan segera direvitalisasi dengan bantuan Kementerian PUPR.

"Besar anggaran pembangunan fisik, tergantung hasil review Detail Engineering Design (DED) yang sekarang sedang berlangsung. Diperkirakan mencapai Rp127 miliar," ungkap Sekda Padang, Andree Algamar usai rapat bersama Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Barat di Padang, Senin.

Dikatakan, rapat ini diantaranya membahas readiness criteria (RC) untuk dapat memulai pelaksanaan pembangunan Fase VII Pasar Raya Padang. diketahui, Fase VII ini mengalami kerusakan yang cukup berat akibat gempa bumi tahun 2009 silam.


Andree menyebut, revitalisasi Fase VII Pasar Raya Padang sudah diupayakan sejak pasca gempa 2009. Karena keterbatasan anggaran dan lainnya, pembangunan belum mampu dilakukan.

"Insya Allah di 2023 mendatang, akan dimulai pembangunannya berkat dukungan Kementerian PUPR. Semoga, setelah direvitalisasinya bangunan Fase VII ini, pedagang akan berjualan dengan nyaman dan pembeli pun senang berbelanja. Semoga geliat jual beli kembali bangkit," harapnya.

Dia menekankan pada OPD terkait, untuk menyiapkan segala item yang mesti dipenuhi agar pembangunan Fase VII bisa segera dimulai.

"Kita harus segera menyiapkan RC pembangunan Fase VII ini. Semoga di awal 2023 pembangunan fisik gedung bisa dimulai," harap Andree.

Sementara, Kepala BPPW Sumbar, Kusworo Darpito menuturkan, pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan pembangunan Fase VII Pasar Raya Padang tersebut.

Terkait pembangunan Fase VII, ia menyebut, akan dibangun gedung dengan tiga lantai dan dilengkapi semi basement. Lama pembangunan diperkirkan maksimal dua tahun pengerjaan.

"Apabila kelengkapan persyaratannya telah memenuhi atau 'clear' secara administrasi, baru pelaksanaan pembangunannya dilakukan sesuai alokasi anggaran yang ada," tutur dia.

Dikesempatan itu, hadir mengikuti rapat Kepala Dinas PUPR, Tri Hadiyanto, Kepala Sat Pol PP Mursalim, Kadishub Yudi Indra Sani serta perwakilan Dinas Perdagangan, BPKAD, DLH dan Bappeda Kota Padang.

Selain itu juga terlibat jajaran Satker Pelaksana Prasarana Permukiman BPPW Sumbar. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar