Erman Safar Tunda Pembangunan Awning, Ini Alasannya

Al Imran | Rabu, 19-10-2022 | 12:23 WIB | 300 klik | Kota Bukittinggi
<p>Erman Safar Tunda Pembangunan Awning, Ini Alasannya<p>

Ruas Jl Minangkabau yang batal dibangun awning (kanopi). Kawasan ini sedianya akan dijadikan Wako Bukittinggi, Erman Safar jadi pasar malam khusus PKL.

BUKITTINGGI (18/10/2022) - Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, putuskan untuk menunda pembangunan awning di Jalan Minangkabau Bukittinggi.

Keputusan ini disampaikan Erman, Rabu siang. Dia menjelaskan, penundaan pembangunan awning ini diputuskan, demi menjaga marwah tokoh adat dan Niniak Mamak Kurai V Jorong serta menyikapi dinamika yang terjadi di lapangan.

Selain itu, keputusan ini diambil demi menjaga keutuhan dan rasa kenyamanan bermasyarakat.


"Kami Pemerintah Kota Bukittinggi dengan ini menunda Program Penataan Lokasi Jalan Minangkabau, yang semula adalah bagian dari kegiatan Pemerintahan Kota Bukittinggi yang telah disepakati secara bersama dengan DPRD," ungkap Erman.

Erman menyebut, pembangunan awning ini dalam rangka menata kawasan wisata Jam Gadang sekaligus menciptakan kawasan ekonomi baru berupa night market, yang akan ditempati oleh pelaku usaha super mikro dengan jenis barang dagangan accesoris dan oleh-oleh Kota Bukittinggi.

Sedianya, akan direncanakan beraktivitas mulai dari pukul 17.00 WIB s/d 00.00 WIB. "Jadi, ini kami putuskan ditunda," ungkapnya.

Pemerintah, lanjut Erman, tetap akan memperhatikan dan memberi perhatian lebih untuk para pelaku usaha kecil dan warga yang baru memasuki usia produktif dalam bentuk program-program lain.

Pemerintah akan selalu bersama dan bekerja lebih, untuk rakyat kecil yang pada hari ini hampir 40% merupakan warga yang terdaftar dalam DTKS.

Pemerintah juga mengimbau pada pedagang Jalan Minangkabau, untuk memperbaiki tampak dari Ruko yang ada saat ini, sesuai dengan tema wisata dan bumi Minangkabau.

"Dikesempatan ini juga kami pemerintah akan segera mengeluarkan surat edaran teruntuk para pedagang toko sepanjang Jalan Minangkabau untuk segera memperbaiki tampak depan dari ruko ruko yang dimiliki, sesuai dengan tema wisata dan bumi Minangkabau agar terciptanya kenyamanan tersendiri bagi seluruh pihak," pungkas Erman. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar