17 Daerah Ikuti Daily Muslim Wear Design Contest, Karya Limapuluh Kota jadi yang Terbaik

Al Imran | Kamis, 20-10-2022 | 11:10 WIB | 204 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>17 Daerah Ikuti Daily Muslim Wear Design Contest, Karya Limapuluh Kota jadi yang Terbaik<p>

Ketua Dekranasda Sumbar, Hj Harneli Bahar.

PADANG (19/10/2022) -Dekranasda Sumatera Barat menggelar lomba Daily Muslim Wear Design Contest khusus muslimah di Padang, Rabu. Event ini diikuti 17 Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

"Event ini digelar dalam rangka penguatan inovasi, menggali, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya Minang," ungkap Ketua Dekranasda Sumbar, Hj Harneli Bahar saat membuka event ini.

Diketahui, industri fashion muslim di Indonesia, khususnya Sumatera Barat tak lagi dipandang sebelah mata, apalagi Indonesia termasuk salah satu penduduk muslim terbanyak yang digadangkan memiliki peluang besar jadi kiblat fashion muslim dunia.


Kegiatan ini mengangkat tema pemakaian muslim harian dengan outer yang dikombinasikan dengan hasil kerajinan daerah seperti tenun, rajut, sulam, dan bordir.

Kegiatan ini diselenggarakan bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat.

Harneli mengatakan, kegiatan Daily Muslim Wear Design Contest ini juga turut meningkatkan kreatifitas dan inovasi para designer di Sumbar serta sebagai ajang bersinergi para UMKM dengan designer untuk menghasilkan karya busana yang trendy, namun tidak menghilangkan ciri khas Minangkabau dan pakaian muslim itu sendiri.

"Event ini bertujuan untuk memajukan para pengrajin-pengrajin yang ada di sumbar, apalagi design baju Silungkang Kota Sawahlunto yang berbahan lurik," ungkapnya.

"Ternyata, bahan lurik tersebut cocok juga dikenakan sebagai baju daily tidak hanya untuk kondangan saja, ini sangat unik sekali," pujinya.

Menurutnya, peran designer dalam sektor industri fashion sangatlah penting, mengingat hasil produk UMKM di Sumbar tidak akan maju tanpa hasil olahan serta sinergi dengan para designer.

"Produk UMKM khususnya di bidang fashion tidak akan maju tanpa melakukan sinergitas dan kolaborasi dengan para designer, mungkin hasilnya akan dijahit biasa-biasa saja."

"Tapi kalau diolah-oleh designer maka tampil jadi suatu yang menarik dan luar biasa," tuturnya.

Ia juga berharap, acara-acara seperti ini juga tidak hanya diadakan oleh Dekranasda Provinsi saja, namun juga dapat juga diadakan oleh Dekranasda Kabupaten/Kota yang lainnya."

"Sehingga hal tersebut dapat menjadi awal kebangkitan bagi para pelaku ekonomi kreatif di Sumbar."

Di acara tersebut diumumkan juga 10 besar busana muslim terbaik. Adapun dari 10 terbaik tersebut design busana muslim dari Limapuluh Kota mendapatkan posisi pertama, karena dinilai sesuai dengan persyaratan Daily Muslim Wear Design Contest yaitu pakaian yang menutup aurat yang casual sesuai trend anak muda. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar