Manisnya 300 Kali Gula, Ini 5 Manfaat Konsumsi Stevia Bagi Kesehatan, Cermati juga Batasannya

Al Imran | Kamis, 20-10-2022 | 16:56 WIB | 218 klik | Nasional
<p>Manisnya 300 Kali Gula, Ini 5 Manfaat Konsumsi Stevia Bagi Kesehatan, Cermati juga Batasannya<p>

Ilustrasi daun stevia dan gula.

STEVIA adalah nama populer dari bahan yang berasal dari tanaman stevia rebaudiana. Daun tanaman ini mengandung sejumlah senyawa yang memiliki rasa sangat manis, seperti stevioside dan rebaudioside.

Daun stevia sebenarnya sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Paraguay dan Brasil sejak dulu.

Senyawa steviol glycosides ini membuat stevia terasa 250 sampai 300 kali lebih manis dari sukrosa atau gula biasa.


Karenanya, stevia mulai banyak dilirik sebagai pengganti gula biasa, karena rasanya yang lebih manis dan tidak mengandung kalori.

Sehingga, stevia bisa dimanfaatkan bagi penderita penyakit tertentu, yang harus membatasi konsumsi gula.

Berikut Lima Manfaat Stevia sebagai Pengganti Gula

Membantu Mengontrol Diabetes

Manfaat stevia yang paling banyak diketahui adalah kemampuannya dalam mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Stevia merupakan pengganti gula ideal karena rasanya yang sama-sama manis, namun ketika dicerna, kandungan glukosanya akan diserap oleh bakteri di usus besar alih-alih aliran darah. Ini semua berkat kandungan stevioside atau senyawa glikosida non-karbohidrat.

Menurunkan Tingkat Kolesterol

Manfaat stevia selanjutnya adalah menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang buruk bagi tubuh. Bahan ini juga meningkatkan kadar kolesterol HDL yang merupakan kolesterol baik, dan sangat penting untuk lipid yang dibutuhkan tubuh.

Mengganti Gula Pasir dengan Stevia

Karena memiliki rasa yang jauh lebih manis daripada gula biasa, stevia tidak perlu digunakan dalam jumlah terlalu banyak sebagai pemanis makanan atau minuman. Jika Anda terbiasa menambahkan 2 sendok teh gula dalam kopi atau teh, dengan stevia Anda cukup menggunakan 1 sendok teh.

Walau jauh lebih manis jika dibandingkan dengan gula biasa, stevia tidak mengandung kalori. Kalaupun ada, kalori itu biasanya berasal dari bahan makanan lain yang dicampur di dalamnya.

Sebagai perbandingan, dalam satu sendok teh (sekitar 4,2 gram) gula biasa terdapat 16 kalori dan 4 gram karbohidrat, sedangkan dalam 1 sendok teh stevia terdapat 0 kalori dan hanya 1 gram karbohidrat.

Hingga saat ini, stevia sudah terbukti aman untuk dikonsumsi. Namun, Anda harus tetap memperhatikan asupan makanan dan minuman sehari-hari agar jumlah gula dan kalori yang dikonsumsi tidak berlebihan.

Batasan asupan gula untuk pria adalah 37,5 gram atau 9 sendok teh per hari. Sedangkan untuk wanita sebanyak 25 gram atau 6 sendok teh per hari.

Perlu diingat, mengonsumsi makanan bebas gula bukan berarti Anda terbebas dari kalori. Kalori bisa didapat dari bahan lainnya pada makanan atau minuman tersebut. Selain itu, Anda juga perlu menjalani gaya hidup sehat karena mengandalkan stevia saja tidak cukup untuk menjaga kadar gula di dalam tubuh.

Menurunkan Tekanan Darah

Stevioside merupakan jenis glikosida tetapi dapat mengendurkan pembuluh darah, meningkatkan buang air kecil, dan membantu penguraian natrium dalam tubuh. Dengan begitu, tekanan kardiovaskular dapat terjaga dan menurunkan tekanan darah sehingga kesehatan jantung terlindungi dan mencegah kondisi tertentu seperti stroke, dan serangan jantung.

Menjaga Kesehatan Mulut

Stevia telah terbukti dapat mengurangi pembentukan bakteri di mulut. Oleh karena itu, stevia banyak digunakan untuk bahan aditif pada merek pasta gigi dan obat kumur. Stevia juga dapat mencegah gigi berlubang, dan radang gigi yang tidak bisa dilakukan oleh sukrosa.

Mencegah Osteoporosis

Lain halnya dengan gula, stevia dapat membantu meningkatkan kepadatan mineral tulang dan mengobati osteoporosis. Hal ini telah terbukti pada penelitian terhadap hewan yang menunjukkan meningkatkan metabolisme kalsium. Para peneliti juga masih melakukan penelitian lebih lanjut untuk penerapan manfaat stevia satu ini pada manusia.

Batas Aman

Menurut Food & Drug Administration (FDA), batas asupan steviol yang aman dalam sehari yakni 4 miligram per kilogram berat badan (mg/kg).

Jumlah ini setara dengan 12 mg ekstrak stevia dengan kemurnian tinggi per kilogram berat badan per hari.

Selama Anda menggunakannya sebagai pemanis makanan, ekstrak stevia murni umumnya tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Secara keseluruhan, stevia merupakan bahan pemanis pengganti gula yang cukup unggul. Pemanis ini tidak mengandung kalori serta bisa menjadi alternatif yang aman bagi pengidap diabetes.

Hanya saja, perlu diingat bahwa beragam penelitian terkait efek samping gula stevia memberikan hasil yang beragam.

Maka dari itu, gunakanlah pemanis ini dalam jumlah yang wajar untuk mengurangi risiko efek sampingnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar