Atasi Kasus Stunting, Wagubri: Lakukan Audit, Buat Teroboson dan Inovasi

Al Imran | Jumat, 21-10-2022 | 07:34 WIB | 186 klik | Nasional
<p>Atasi Kasus Stunting, Wagubri: Lakukan Audit, Buat Teroboson dan Inovasi<p>

Wakil Gubernur Riau (Wagubri) yang juga Ketua TPPS Riau, Edy Natar Nasution. (humas)

PEKANBARU (20/10/2022) - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Riau, segera melakukan diseminasi tahap 1 dan 2, hasil pelaksanaan audit stunting dengan mengundang stakeholder termasuk mitra kerja terkait.

"Agar ikut membantu dan berkontribusi terhadap penanganan kasus stunting, berdasarkan hasil pelaksanaan audit kasus stunting yang telah dilaksanakan," sebut Edy di Pekanbaru, Kamis.

Harapan itu disampaikan Edy, dalam rangka percepatan intervensi terhadap hasil pelaksanaan audit kasus stunting di tingkat kabupaten/kota di Provinsi Riau.


Edy juga meminta TPPS untuk menemukan strategi-strategi dan terobosan-terobosan serta inovasi, berkaitan dengan intervensi yang akan dilakukan terhadap hasil pelaksanaan audit kasus stunting.

Terutama yang direkomendasikan, untuk segera dapat diatasi.

"Setelah dipetakan, kita akan tahu dengan kasus itu. Maka, diperlukan sebuah terobosan dari kita masing-masing, bagaimana cara untuk bisa mengatasi persoalan itu secara efektif," terangnya.

Edy yang juga Ketua TPPS Riau ini melanjutkan, perlu dilakukan advokasi dan kerjasama dengan mitra potensial. Seperti, perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar untuk bisa berpartisipasi jadi bapak dan bunda asuh untuk anak stunting.

Terutama dikhususkan bagi keluarga yang kasus stunting sudah ada hasil auditnya. Sehingga, akan diketahui alamatnya dimana dan diharapkan perusahaan bisa bertindak sebagai bapak ibu asuh anak stunting.

"Dengan demikian, kita harapkan mengatasi masalah stunting ini juga betul-betul terlaksana secara komprehensif," tambahnya.

Edy Nasution menambahkan, perlu segera membuat laporan terutama yang terkait dengan jumlah kasus stunting yang telah dilaksanakan.

Termasuk beberapa jumlah yang telah ditindak lanjuti, serta langkah-langkah dan strategi untuk percepatan intervensi dari rekomendasi berdasarkan kertas kerja hasil audit kasus stunting yang telah dilaksanakan tim audit kasus stunting.

"Mohon segera tindaklanjuti intervensi dari rekomendasi berdasarkan kertas kerja yang dihasilkan tim audit kasus stunting," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Edy mendorong kepada TPPS kabupaten/kota, agar mengoptimalkan kinerja TPPS dengan menjalankan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya.

Dimana, salah satu kewajiban TPPS kabupaten/kota adalah menyusun dan melaporkan hasil pelaksanaan percepatan penurunan stanting ini kepada provinsi.

"Saya harapkan laporan tersebut harus sudah diterima oleh provinsi sebelum Minggu ke-4 Oktober tahun 2022."

"Saya harapkan pada pekan ke-4 Oktober 2022 tidak perlu lagi ada pertanyaan-pertanyaan dari provinsi, kenapa kok belum dilaporkan, ini dibutuhkan kesadaran kita bersama," tutupnya. (adv)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar