BKK Mulai Dicairkan Bertahap, Ini Peringatan Erman Safar ke Sekolah dan Pengurus Komite

Al Imran | Sabtu, 22-10-2022 | 16:27 WIB | 237 klik | Kota Bukittinggi
<p>BKK Mulai Dicairkan Bertahap, Ini Peringatan Erman Safar ke Sekolah dan Pengurus Komite<p>

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar bersama guru dan siswa salah satu sekolah setingkat SMA di Bukittinggi, Sabtu. (hamriadi)

BUKITTINGGI (22/10/2022) - Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar mengingatkan seluruh SMA negeri yang ada di Bukittinggi, untuk tidak lagi memungut iuran dalam bentuk apapun pada siswa.

Erman Safar yang juga Ketua Partai Gerindra Bukitinggi itu juga meminta seluruh pengurus komite SMA negeri, untuk tidak lagi membebankan biaya pembangunan sekolah pada keluarga pelajar.

"Pemko Bukittinggi sudah memberikan bantuan pengganti iuran komite ke sekolah, melalui BKK provinsi. Dana ini juga sudah didistribusikan ke sekolah-sekolah secara bertahap. Kami meminta kepada pengurus komite, tidak lagi membebankan iuran-iuran lain dalam rangka membangun sekolah," ungkap Erman Safar, Sabtu.


"Karena tidak ada program-program pembangunan yang dibebankan kepada masyarakat atau ke siswa, karena program pembangunan itu selayaknya jadi bagian dan tanggung jawab pemerintah daerah," tambah Erman Safar.

Diketahui, Sejak awal tahun 2022 ini, Pemko Bukittinggi telah menganggarkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk membayar iuran komite untuk pelajar di seluruh SMA Negeri di Bukittinggi.

Erman juga mengingatkan masyarakat, untuk tidak lagi membayar iuran apapun tanpa sepengetahuan pemerintah. Pihak sekolah juga wajib memberikan hak-hak siswa, tanpa mengaitkan dengan komitmen untuk membayar apapun.

"Hak hak yang kami maksud, menerima rapor, mengikuti ujian, naik kelas dan segala bentuk hak hak lainnya, tanpa mengaitkan dengan komitmen iuran yang dibuat oleh pengurus komite. Itu tidak boleh," tegasnya.

Dia mengimbau seluruh masyarakat, agar melapor kepada pihak kecamatan, jika ada pungutan lain, yang belum ada kesepakatan dengan Pemko.

"Komite juga kami harap berkoordinasi dulu dengan pemerintah, karena ini terkait dengan beban yang dilekatkan pada masyarakat kami, dalam memenuhi kebutuhan pendidikan," ujar dia.

"Berikut nomor pengaduan yang bisa dihubungi. Untuk Kecamatan MKS dapat menghubungi Whatsapp center 0821 7376 3007. Kecamatan Guguak Panjang dapat hubungi nomor 0813 6331 4610. Sedangkan untuk Kecamatan ABTB dapat menghubungi nomor 0852 6351 0291," tambahnya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar