Ulama dan Tokoh Minang Bersatu Doakan Ganjar Pranowo Presiden RI 2024

Al Imran | Minggu, 23-10-2022 | 22:13 WIB | 221 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Ulama dan Tokoh Minang Bersatu Doakan Ganjar Pranowo Presiden RI 2024<p>

Istighosah Kebangsaan dan Doa Bersama sebagai langkah spiritual dari masyarakat Minang, dalam mendukung Ganjar Pranowo sebagai Presiden 2024. Acaea ini digelar di Auditorium Makkatul M Karramah, UPT Asrama Haji Sumatera Barat, Koto Tangah, Kota Padang, Ahad.

PADANG (23/10/2022) -Deklarator Ganjar Pranowo Presiden 2024 tingkat Sumatera Barat, Buya Zainal MS menegaskan, gubernur Jawa Tengah itu adalah pemimpin yang mengimplementasikan falsafah hidup masyarakat Minangkabau, 'Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah' (ABS SBK).

"Ganjar Pranowo sebagai pemimpin yang moderat dikenal selalu mengedepankan peran ulama dalam setiap program yang digagasnya di Jawa Tengah. Ini sejalan dengan falsafah ABS SBK," ungkap Buya Zainal usai deklarasi, Ahad.

Oleh karena itu, Buya Zainal menyebut, adalah sebuah keutamaan dan sangat adil, jika pemimpin memprioritaskan kepentingan dan kesejahteraan para ulama dan masyarakat. Sikap itu juga jadi fokus Ganjar di Jawa Tengah.


Karenanua, ribuan kiai, buya, ustadz, ulama dan tokoh Minangkabau di Sumatera Barat, bersatu padu mengonsolidasikan dukungan untuk Ganjar Presiden 2024.

Aspirasi tersebut disampaikan di sela-sela kegiatan Istighosah Kebangsaan dan Doa Bersama di Auditorium Makkatul M Karramah, UPT Asrama Haji Sumatera Barat, Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar.

"Beliau sangat memperhatikan ulama, meminta pendapat para ulama, bekerjasama dengan pemerintahan. Beliau mencari solusi-solusi dalam membangun bangsa," ungkapnya.

"Kemudian, kalau diperhatikan, Pak Ganjar itu merakyat sekali dan peduli nasib rakyat," tambah Buya Zainal usai deklarasi.

Pria yang juga Ketua Majelis Dakwah Islamiyah Sumatera Barat ini menyebut, salah satu pelibatan ulama adalah melalui sejumlah program menekan angka kemiskinan di Jateng seperti rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat pra-sejahtera.

Hingga saat ini, lebih dari 1 juta rumah telah direnovasi. Sepanjang 2022, sebanyak 1.195 unit rumah warga ditarget masuk dalam program tersebut.

Agar tidak membebankan APBD, upaya pengentasan kemiskinan dilakukan Ganjar melalui dana zakat ASN Pemprov Jateng bekerjasama dengan Baznas Jateng dan berhasil mendapatkan Rp57 miliar dari penghimpunan zakat.

Selain itu, dana tersebut digunakan untuk merehabilitasi pondok pesantren, masjid, madrasah dan pemberian beasiswa.

Di sisi lain, sejak 2019 Ganjar berkomitmen memberikan insentif pengajar agama senilai Rp1,2 juta per orang, sebagai wujud perhatian Pemprov Jateng meningkatkan kesejahteraan guru agama di Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Quran (TPQ), Sekolah Minggu (Kristen/Katolik), Pasraman (Hindu), dan Vijjalaya (Buddha).

Lebih dari 211.455 pengajar agama telah menerima bantuan tersebut.

"Jadi, orang Sumatera Barat itu sangat merasakan kalau beliau jadi presiden negara ini akan aman, budaya akan diperhatikan. Jadi terwujudlah 'Adat Busandi Sarak Sarak Busandi Kitabullah', bukan untuk sekedar lip service atau semboyan di tanah Minangkabau," tutup Buya Zainal.

Hal senada diungkapkan Tuanku Bagindo H. Mohammad Leter, Ulama Karismatik Minangkabau. Dia menegaskan, Ganjar layak menakhodai Indonesia, karena memiliki potensi dan karakter yang kuat untuk mempersatukan bangsa.

Buya Bagindo Leter menyebutkan, slogan 'Tuan Ku ya Rakyat, Jabatan Cuma Mandat' ini menjadi tolok ukur bahwa Ganjar pemimpin yang punya moralitas tinggi.

"Pak Ganjar adalah sosok yang diharapkan oleh bangsa dan punya potensi yang sangat layak menjadi RI 1. Beliau punya etika, punya ilmu pengetahuan, ramah tamah, santun, nah ini sangat perlu di negara kita saat ini," tegas Buya Bagindo Leter. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar