Menteri PUPR Perintahkan PT Hutama Karya Lanjutkan Pembangunan Tol Padang-Sicincin, Ini Sebabnya

Al Imran | Rabu, 26-10-2022 | 15:02 WIB | 174 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Menteri PUPR Perintahkan PT Hutama Karya Lanjutkan Pembangunan Tol Padang-Sicincin, Ini Sebabnya<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, melaporkan perkembangan proses ganti rugi lahan pembangunan jalan tol ruas Padang-Sicincin, Selasa. (humas)

JAKARTA (25/10/2022) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, telah memerintahkan PT Hutama Karya melanjutkan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan tol ruas Padang-Sicincin.

"Perintah menteri PUPR itu tertuang dalam surat dengan nomor agenda 4579/EM/22. Surat ini ditujukan pada Sekjen PUPR, Dirjen Bina Marga dan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT)," ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar, Medi Iswandi, Selasa.

Menurut Medi, perintah Menteri PUPR tersebut berawal dari pertemuan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dengan Basuki Hadimuljono pada 12 Oktober 2022 lalu. Saat itu, Mahyeldi melaporkan progres fasilitasi pembebasan lahan tol Padang-Sicicin, yang sudah mencapai 81,16 persen.


"Menteri PUPR merespon baik informasi yang disampaikan gubernur Sumbar. Beliau meminta gubernur berkirim surat, agar pembangunan dapat dilanjutkan," ujar Medi.

Pada hari yang sama, gubernur bersama kepala Bappeda dan Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tara Ruang (BMCKTR) Sumbar, Era Sukma langsung menyiapkan surat dimaksud pada menteri.

Surat bernomor 050/588/Infraswil/Bappeda-2025 tanggal 12 Oktober 2022 dengan perihal lanjutan pelaksanaan pembangunan jalan tol Padang-Sicicin, langsung diantarkan ke menteri PUPR.

"Alhamdulillah, menteri langsung merespon cepat surat gubernur Sumbar tersebut. Besok harinya, tanggal 13 Oktober 2022 langsung mendisposisi dengan nomor agenda 4579/EM/22 pada Sekjen PUPR, Dirjen Bina Marga dan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) untuk memerintahkan PT Hutama Karya untuk melanjutkan pelaksanaan pekerjaan pembangunan," lanjut Medi.

"Pemerintah Sumatera Barat akan berupaya maksimal memfasilitasi pembebasan lahan untuk tol ini dan ditargetkan fasilitasi pembebasan lahan ini dapat diselesaikan pada Desember 2022 ini. Kondisi sampai tanggal 25 Oktober 2022, sudah mencapai 84,65 persen," pungkas Medi. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar