Mahyeldi Resmikan RM Upik Banun, Lokasi di Rest Area INS Kayutanam

Al Imran | Selasa, 01-11-2022 | 22:46 WIB | 632 klik | Kab. Padang Pariaman
<p>Mahyeldi Resmikan RM Upik Banun, Lokasi di Rest Area INS Kayutanam<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi didampingi Pembina INS Kayu Tanam, Prof Fasli Jalal, owner RM Upik Banun, H Yasmar menggunting pita tanda diresmikannya tempat kuliner di rest area INS Kayu Tanam, Senin. (humas)

PADANG PARIAMAN (31/10/2022) - Rumah Makan Upiak Banun, jadi salah satu pilihan wisata kuliner di Sumatera Barat. Lokasinya berada di Rest Area INS Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Upik Banun, merupakan nama yang tidak asing lagi ditelinga orang Minangkabau. Karena, sering digunakan oleh orangtua, sebagai panggilan kepada anak gadisnya.

Rumah makan dengan nama yang unik ini, diresmikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Senin. Peresmian ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh gubernur dan diserahkan kepada pengelola RM Upiak Banun, H Yasmar dan Pembina Yayasan INS Kayu Tanam, Fasli Jalal.


Pemilihan nama Upiak Banun, itu sendiri menurut owner H Yasmar, supaya memberi suasana yang berbeda sekaligus cepat diingat oleh masyarakat, karena nama tersebut sudah familiar di masyarakat.

Mahyeldi menyambut baik kehadiran RM Upiak Banun, yang akan memperkaya khazanah wisata kuliner di Sumbar dan mendukung Visit Beautiful West Sumatera (VBWS) Tahun 2023 mendatang.

"Saya yakin ini akan sangat ramai. Dengan kehadiran RM Upiak Banun akan menambah objek kuliner bagi wisatawan ke Sumbar."

"Posisinya sangat strategis, ditambah lagi ada fasilitas tempat ibadah, sangat bagus untuk berbagai aktifitas dan kegiatan," ujar Mahyeldi.

Dia juga menyinggung institusi INS Kayu Tanam, yang telah melahirkan banyak tokoh nasional ditambah fasilitas pendidikan yang memadai diatas lahan seluas 18 hektar, memiliki potensi besar untuk berkontribusi memajukan pendidikan di Sumbar.

"Dengan kolaborasi serta jalinan komunikasi dengan berbagai pihak, apalagi saat ini telah mendapat dukungan dari pengusaha besar nasional dan pengusaha ritel Sumbar, saya yakin INS Kayu Tanam akan berkembang," lanjut Mahyeldi.

Pembina INS Kayu Tanam, Prof Fasli Jalal menyampaikan, keberadaan rest area INS merupakan bagian dari revitalisasi INS Kayu Tanam, atas sumbangsih berupa wakaf produktif dari pengusaha Nurhayati Subakat.

Dikesempatan yang sama, Mahyeldi juga meresmikan renovasi masjid M Natsir dan Rumah Tahfidz Al Quran sumbangan keluarga H Taufiq Ismail, di Kompleks INS Kayu Tanam. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar