Tim Gabungan Sapu PKL Nakal dari Pantai Padang

Al Imran | Kamis, 03-11-2022 | 10:32 WIB | 163 klik | Kota Padang
<p>Tim Gabungan Sapu PKL Nakal dari Pantai Padang<p>

Personel Satpol PP Padang memasang tanda segel pada sejumlah kios yang ditinggal pemiliknya di Lapau Panjang Cimpago, pada penertiban Rabu sore. (humas)

PADANG (2/11/2022) -Penataan kawasan Pantai Cimpago dilakukan Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Padang, Dinas Pariwisata, TNI, Polri, Damkar, Dishub dan Kecamatan Padang Barat.

"Tim ini diturunkan untuk melakukan pengawasan dan penertiban terhadap para PKL yang masih membandel dan melanggar aturan," ungkap Kabid Tibum Tranmas Satpol PP Padang, Deni Harzandy disela penertiban, Rabu sore.

Dikatakan Deni, pedagang ini ditertibkan karena mereka masih berjualan disepanjang Bibir Pantai dan Trotoar Pantai Padang.


"Aktivitas berdagang di lokasi ini, jelas merupakan kegiatan yang tidak diperbolehkan," ucap Deni.

Terkait hal ini, Deni mengatakan, penertiban dan pembersihan Pantai Padang ini, terus dilakukan oleh Satpol PP, mulai dari Jembatan Muaro Lasak sampai ke Muara Padang.

"Tentu tidak dibenarkan PKL yang memakai akses berjualan di bibir pantai Padang. Mereka sudah disediakan lokasi di Lapau Panjang Cimpago," tukas dia.

Penertiban ini, terang dia, dalam rangka menjadikan lokasi pantai tertib, bersih dan tertata.

Dalam operasi yang digelar tim gabungan pada sore tersebut Armada Damkar juga dikerahkan untuk membersihkan Trotoar yang kotor, akibat terkena limbah dari sisa dapur para PKL yang berjualan.

"Bersama Pemadam Kebakaran, juga menyemprot dan membersihkan Trotoar, sehingga trotoar tersebut kembali tacelak," terang Deni.

Deni Harzandy menjelaskan bahwa PKL yang berjualan di pantai tersebut tentu telah melanggar, kecuali ada enam PKL yang belum mendapatkan kios LPC dan sedang diperjuangkan Dinas Pariwisata.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa dalam operasi yang digelar tersebut, Dinas Pariwisata juga melakukan penyegelan beberapa Kios LPC yang ditinggal pemilik dan tidak ada kejelasan bahkan ada yang tidak lagi membayar sewanya. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar