Seorang Pemancing Digulung Ombak di Perairan Perairan Betumonga, Dua Selamat

Al Imran | Jumat, 04-11-2022 | 08:25 WIB | 181 klik | Kab. Mentawai
<p>Seorang Pemancing Digulung Ombak di Perairan Perairan Betumonga, Dua Selamat<p>

Infografis lokasi kapal nelayan.digulung ombak.

MENTAWAI (3/11/2022) - Sebuah kapal pemancing mati mesin di perairan Betumonga, Kecamatan Pagai Utara, Kamis. Dari 3 pemancing yang ada di kapal itu, dua orang dinyatakan selamat. Satu lagi masih dalam pencarian.

"Hilangnya pemancing ini dilaporkan Babinsa TNI di Sikakap, Jafri," ungkap Kakansar Mentawai, Akmal, Kamis malam.

Tiga penumpang di atas kapal jenis pompong sepanjang 18 meter dengan bobot 5 ton itu yakni Muliadi (38) (Selamat), Yoandes Caniago (45) (selamat) dan Jones (28) (Dalam Pencarian).


Dikatakan, kejadian berawal pada Selasa (1/11/2022) pukul 11.00 WIB, ketiganya berangkat memancing dengan kapal motor tempel.

"Saat melihat badai, juru mudi kapal berusaha mencari tempat berlindung. Sayangnya, mesin kapal mati di Perairan Betumonga Kecamatan Pagai Utara, tepatnya pada kordinat Koordinat : 248'46.49" S 1000'49.59" E," ungkapnya.

"Estimasi waktu menuju lokasi butuh 4 jam perjalanan dari Dermaga Tuapejat ke lokasi kejadian," tambah Akmal.

Kejadian ini berawal pada Selasa (1/11/2022). Ketiga korban berangkat dari Pasar Puat menuju ke antara Pulau Sipora dan Pulau Sikakap untuk memancing.

Korban berangkat pukul 10.00 WIB. Rencana pergerakan, korban pergi pagi pulang sore dengan membawa perbekalan cukup untuk 1 hari.

"Pukul 13.00 WIB kapal mati mesin di lokasi memancing, lalu korban berusaha memperbaiki mesin tetapi tali jangkar putus," ungkapnya.

Kapal korban, lalu dihantam ombak, lalu korban berinisiatif berenang menuju pantai terdekat menggunakan tutup fiber.

Saat berusaha menuju pulau terdekat, cuaca yang buruk dan angin kencang membawa korban ke laut lepas sampai Rabu (2/11/2022).

Pada Kamis (3/11/2022) pukul 05.30 korban melihat pulau terdekat dan korban berusaha berenang menuju bibir pantai. Saat sudah hampir mendekati bibir pantai, ternyata ombaknya besar dan salah satu korban, Jones (28) berenang duluan menuju pantai, ternyata korban digulung ombak.

Karena korban Muliadi sakit lalu korban Yoandes melanjutkan berenang ke bibir pantai untuk menyelamatkan Muliadi dan setibanya di pantai korban Yoandes menemukan tutup fiber yang digunakan oleh Jones untuk berenang.

Setelah itu Yohanes melihat orang tergulung ombak sejauh 20 m dari bibir pantai. Sehingga, Jones belum ditemukan sampai saat ini. (dni)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar