Malam Lailatul Ijtima' PWNU Sumbar, Jamaah Minta Dirutinkan

Al Imran | Jumat, 04-11-2022 | 09:11 WIB | 217 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Malam Lailatul Ijtima' PWNU Sumbar, Jamaah Minta Dirutinkan<p>

Sekretaris PWNU Sumatera Barat, Tan Gusli (5 dari kanan) dialog ringan dengam jemaah usai kegiatan Lailatul Ijtima' PWNU Sumatera Barat, di Masjid Al-Hidayah Gunung Sarik Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Kamis malam.

PADANG (3/11/2022) - Sekretaris PWNU Sumatera Barat, Tan Gusli menilai, umat mulai banyak yang cenderung disibukan urusan duniawi, sekadar untuk memenuhi kebutuhan jasmani. Banyak yang abai dengan kebutuhan rohaninya.

"Seharusnyan kedua-duanya perlu diberi makanan, baik jasmani maupun rohani," ungkap Tan Gusli Kamis malam, pada Lailatul Ijtima' PWNU Sumatera Barat, di Masjid Al-Hidayah Gunung Sarik Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Lailatul ijtima' dihadiri sejumlah pengurus PWNU Sumbar di antaranya Wakil Ketua Ahmad Wira, Ahmad Syafruddin, Wakil Sekretaris Eri Gusnedi, pengurus MWCNU, pemuka masyarakat Gunung Sarik dan jamaah masjid Al Hidayah.


Menurut Tan Gusli, dalam kehidupan keseharian, ummat banyak yang sibuk mencari uang, berburu harta, jabatan, status dan sebagainya untuk memenuhi berbagai kebutuhan jasmani. Sedangkan kebutuhan rohani terabaikan. Padahal dalam beragama, perlu keseimbangan dengan kebutuhan rohani, kebutuhan batin sebagai manusia.

"Untuk memenuhi makanan rohani, kita perlu mendekatkan diri kepada Sang Khalik, Allah Swt. Selain menjalankan ibadah sebagaimana yang diwajibkan, juga perlu berzikir, berdoa, membaca Yasinan, Tahlilan, tausyiah agama dan berbagi ilmu," kata Tan Gusli.

Dikatakan Tan Gusli, pada malam lailatul ijtima' ini, warga NU melakukan kegiatan zikir, berdoa, membaca Yasinan, Tahlilan, tausyiah agama dan berbagi ilmu.

Sehingga, warga nahdliyyin yang mengikutinya akan merasakan ketenangan dan kedamaian jiwa.

Usai mengikuti rangkaian Lailatul Ijtima', spontan jamaah masjid Al Hidayah yang mengikutinya, minta agenda tersebut bisa dilakukan secara rutin setiap bulannya.

Atas kesepakatan jamaah dengan pengurus PWNU Sumbar, setiap Kamis malam minggu pertama, diadakan malam Lailatul Ijtima'.

"Permintaan jamaah tersebut pertanda jamaah memang menginginkan memperbanyak zikir, membaca Yasinan dan Tahlilan secara bersama-sama sebagai media mendekatkan diri kepada Allah Swt," tutur Tan Gusli, mantan Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kota Padang ini. (kyo/rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar