Hamsuardi Tinjau Pembangunan Jembatan Sikilang, Bobot Pekerjaan Baru 20 Persen

Al Imran | Jumat, 04-11-2022 | 15:22 WIB | 241 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Hamsuardi Tinjau Pembangunan Jembatan Sikilang, Bobot Pekerjaan Baru 20 Persen<p>

Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi dan jajaran, meninjau pembangunan jembatan Sikilang di Kecamatan Sungai Aur, Kamis. (robi chandra)

PASAMAN BARAT (3/11/2022) - Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi meninjau pelaksanaan pembangunan jembatan Sikilang di Kecamatan Sungai Aur, Kamis.

Jembatan ini dibangun dengan anggaran pembangunan senilai Rp3,131 miliar lebih dari sumber Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Kabupaten Pasaman Barat.

Saat ini, bobot pembangunan jembatan sudah berjalan hingga 20 persen.


Hamsuardi melakukan peninjauan didampingi oleh Asisten II Joni Hendri dan Kepala Dinas PUPR Jhon Edwar, Kamis sore hingga malam.

Tim peninjauan tersebut melewati rute jalan perusahaan PT. Agro Wiratama selama 2 jam dari Simpang Air Haji.

Dikesempatan itu, Hamsuardi memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak dan masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan Jembatan Sikilang tersebut.

"Ketika ada masyarakat yang sudah bersedia untuk memberikan apa yang kita butuhkan untuk pembangunan jembatan ini, artinya masyarakat di sini sangat membutuhkan keberadaan jembatan Sikilang sebagai salah satu akses untuk memudahkan masyarakat bepergian atau transportasi," kata Hamsuardi.

Ia juga meminta dukungan kepada masyarakat setempat, agar proses pembangunan jembatan Sikilang yang sudah berjalan 20 persen itu tidak diganggu.

Karena tanpa dukungan masyarakat setempat pembangunan tidak akan berjalan lancar.

"Artinya mari kita dukung secara bersama-sama pembangunan ini, jangan ada yang mendukung dan tidak mendukung. Karena pembangunan ini sampai waktu 30 Desember," katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pasbar, Jhon Edwar mengaku, jembatan tersebut dibangun tahun ini oleh perusahaan CV. Taman Karya Manggala.

Pembangunan yang dilakukan pada tahun 2022 baru tahap pertama dan nantinya akan dilanjutkan hingga selesai pada tahun anggaran 2023 dengan anggaran keseluruhan mencapai Rp10 miliar lebih.

Dia menjelaskan, bahwa jembatan akan dibangun sepanjang 65 meter. Jembatan tersebut sangat penting artinya bagi 3.226 jiwa, dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 814.

"Harapan kita, pembangunan jembatan berjalan lancar. Mohon dukungan semua pihak terutama masyarakat setempat agar jembatan selesai sesuai dengan waktu yang telah kita tentukan," ujar Jhon Edwar. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar