Kepala SMA PGAI Dianiaya, Komisi 1 DPRD Sumbar Desak Polri Usut Tuntas

Al Imran | Jumat, 04-11-2022 | 18:45 WIB | 823 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Kepala SMA PGAI Dianiaya, Komisi 1 DPRD Sumbar Desak Polri Usut Tuntas<p>

Sekretaris Komisi 1 DPRD Sumbar, Rafdinal

PADANG (4/11/2022) - Sekretaris Komisi 1 DPRD Sumbar, Rafdinal meminta penyidik Polresta Padang, mengusut tuntas penganiayaan terhadap Kepala SMA PGAI, Yurnalis, Kamis (3/11/2022) kemarin.

"Menganiaya seorang kepala sekolah itu perbuatan tercela. Mencoreng dunia pendidikan, sebuah negeri yang berfilosofi adat bersandi syarak, syarak bersandi kitabullah ini," tegas Rafdinal di Padang, Jumat.

Politisi PKS ini meminta agar kasus ini diproses secara tuntas. "Tindakan premanisme yang diperlihatkan para pelaku yang videp rekamannya beredar luas di sosial media itu, telab menciderai dunia pendidikan di Sumbar," tegas Rafdinal.


Diberitakan, video tindak kekerasan dengan durasi dua menit 15 detik (02.15) beredar luas di berbagai platform media sosial sejak Kamis (3/11/2022).

Dalam video itu, tampak Kepala SMA PGAI, Yurnalis diminta sejumlah orang untuk meninggalkan gedung tempatnya berkantor.

Dalam video yang diterima, Yurnalis tampak dicekik lehernya serta ditarik-tarik sejumlah orang berbadan kekar. Yurnalis juga mengalami sejumlah tamparan dan tempeleng.

"Pemukulan ini telah saya laporkan ke Polresta Padang dengan dugaan penganiayaan secara bersama-sama," ungkap Yurnalis, Jumat.

Sesuai STTLP/B/766/XI/2022/SPKT UNIT I/Polresta Padang/Polda Sumbar, terlapor dalam kasus ini ada lima orang.

Yakni terlapor AT, EDS, EWN, LGN, HDY. Kelimanya dilaporkan dengan dugaan telah melanggar Pasal 351 KUH Pidana.

Bunyi dan Makna Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan

Pasal 351

(1) Penganiayaan dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya dua tahun delapan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp4.500.

(2) Jika perbuatan itu menjadikan luka berat, sitersalah dihukum penjara selama-lamanya lima tahun. (K.U.H.P 90).

(3) Jika perbuatan itu menjadikan mati orangnya, dia dihukum penjara selama-lamanya tujuh tahun. (K.U.H.P. 338).

(4) Dengan penganiayaan disamakan merusak kesehatan orang dengan sengaja.

(5) Percobaan melakukan kejahatan ini tidak dapat dihukum (K.U.H.P. 37, 53, 184 s, 353 s, 356, 487). (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar