Program Food Estate di Pessel: Tingkatkan Infrastruktur Jalan Berbudget Rp22,5 Miliar

Al Imran | Minggu, 06-11-2022 | 13:32 WIB | 231 klik | Kab. Pesisir Selatan
<p>Program Food Estate di Pessel: Tingkatkan Infrastruktur Jalan Berbudget Rp22,5 Miliar<p>

Salah satu pembangunan dan peningkatan jalan program Food Estate di kecamatan Airpura Kabupaten Pessel. (Dok Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang Pessel)

PESISIR SELATAN (6/11/2022) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengalokasikan anggaran peningkatan infrastruktur jalan kawasan food estate Rp22,5 miliar di tahun 2022 ini.

Food Estate merupakan program pemerintah. Memiliki konsep pengembangan pangan secara terintegrasi, mencakup pertanian, perkebunan, peternakan di suatu kawasan.

Program kebijakan pengembangan lumbung pangan baru ini, masuk dalam salah satu program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024.


"Pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan, yang berkaitan dengan konektivitas antar wilayah, sangat diperlukan dalam pengembangan program strategis nasional ini," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pessel, Devitra didampingi Kabid Bina Marga Mulyandri, dan PPK Fahrezi Eka Siska, di Sago, Painan, Ahad.

Anggaran sebanyak Rp22,5 miliar tersebut, tambahnya, bersumber dari DAK 2022. Untuk pengerjaan dua paket kegiatan di 2 kecamatan.

"Kecamatan Lengayang dengan pagu dana Rp5,25 Miliar dan kecamatan Airpura pagu dana Rp17,3 Miliar," ucap Devitra.

Kabid Bina Marga, Mulyandri menambahkan, untuk paket pertama (kecamatan Lengayang), kegiatannya Rekontruksi dan Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan (tematik pengembangan food estate dan sentra produksi pangan khusus kabupaten DAK penugasan).

Panjang pengerjaan 2,2 Kilometer, dengan lebar lebih kurang 3,5 meter.

Pengerjaan pada satu titik ruas.

Jalan yang sebelumnya sirtu (pasir dan batu) ditingkatkan ke aspal hot mix, ucap Mulyandri diamini PPK Fahrezi Eka Siska.

Kemudian paket ke dua (kecamatan Airpura), tambah dia, Pemeliharaan Berkala dan Rehabilitasi Jalan, ditambah rekonstruksi dan peningkatan kapasitas struktur jalan (tematik food estate dan sentra produksi pangan DAK Penugasan).

Panjang pengerjaan 7,8 Kilometer, dengan lebar lebih kurang 3,5 meter, dan tersebar di beberapa titik ruas.

Peningkatan jalan yang sebelumnya pasir dan batu ke aspal hot mix.

"Total panjang ruas jalan dikerjakan dari ke dua paket ini, mencapai 10 Kilometer dan selesai Oktober 2022," ujar Mulyandri diamini PPK, Fahrezi Eka Siska.

Harapannya, tambah Devitra, peningkatan infrastruktur jalan di kawasan food estate, tidak hanya untuk kelancaran aktivitas pertanian dan perkebunan.

"Tetapi, juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," terang Devitra diamini Kabid Bina Marga Mulyandri, dan PPK Fahrezi Eka Siska.

Data pihak terkait (2016), panjang jalan menurut status kewenangan di kabupaten Pessel, diantaranya:

Jalan negata 250,95 KM, dengan kondisi Baik 148,10 KM. Kondisi Sedang 70,25 KM, Rusak 28,60 KM, dan Rusak Berat 4 KM.

Untuk status Jalan Provinsi sepanjang 70,40 KM. Kondisi Baik 35,79 KM, Sedang 27,06 KM, Rusak 6,14 KM dan Rusak Berat 1,50 KM.

Dan, status Jalan Kabupaten 2.333,18 KM. Dengan kondisi Baik 580,87 KM, Sedang 262,61 KM, Rusak 641,45 KM, dan Rusak Berat 848,25 KM.

Kondisi Rusak Berat terpanjang jalan berstatus Kabupaten berada di kecamatan Lunang 191,45 KM, Sutera 94,48 KM, dan Lengayang 93,58 KM.

Sementara, jalan berstatus Kabupaten terpanjang berada di kecamatan Lunang 313 KM.

Diikuti Lengayang 264,15 KM, Silaut 239 KM, Linggo Sari Baganti 217 KM, dan Sutera 202 KM.

Sedangkan jalan berstatus Kabupaten terpendek berada di kecamatan IV Nagari Bayang Utara yang hanya 40 KM, Ranah Ampek Hulu Tapan 57,80 KM dan Basa Ampek Balai Tapan 68 KM.

Menyoal Permukaan Jalan (Tipe) jalan berstatus kabupaten, rinciannya:

Beraspal sepanjang 726,88 KM, Kerikil 670,03 KM, Beton 202,37 KM, dan Tanah 733,90 KM.

Permukaan jalan tipe Aspal terpanjang terdapat di kecamatan Lengayang 95,43 KM, Linggo Sari Baganti 94,14 KM, IV Jurai 83,73 KM, Bayang 73,93 KM, dan Sutera 70,70 KM.

Jalan dengan permukaan aspal terpendek berada di kecamatan Bayang Utara 6,20 KM dan Ranah Ampek Hulu Tapan 6,50 KM. (tsp)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar