LPPM Unand Gelar Pelatihan Membatik di Nagari Kamang Mudiak

Al Imran | Senin, 07-11-2022 | 10:14 WIB | 198 klik | Kab. Agam
<p>LPPM Unand Gelar Pelatihan Membatik di Nagari Kamang Mudiak<p>

Ketua TP-PKK Agam, Yenni Andri Warman mewarnai pola batik yang telah disediakan usai membuka pelatihan membatik yang dilaksanakan di Galeri Arbazumfakea, yang merupakan pusat kewirausahaan di Nagari Kamang Mudiak, Ahad. (humas)

AGAM (9/11/2022) - Masyarakat Jorong Pakan Sinayan, Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, gelar pelatihan membatik, Ahad. Pelatihan dalam kerangka Program Nagari Membangun ini, bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas (Unand).

"Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas SDM khususnya bidang budaya dan seni di daerah ini," ungkap Ketua TP-PKK Agam, Yenni Andri Warman saat membuka pelatihan yang dilaksanakan di Galeri Arbazumfakea, yang merupakan pusat kewirausahaan di wilayah itu, Ahad.

Pelatihan membatik ini mendatangkan narasumber, Ketua Forum UMKM Sumatera Barat, Bunda Een Reffan. Kegiatan ini juga ditandai dengan mewarnai batik yang telah diberi pola oleh Yenni Andri Warman.


Pada kesempatan itu, Yenni mengucapkan terimakasih pada Prof Asniati Bahari bersama tim, yang telah melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini bagi masyarakat Kamang Mudiak.

Untuk itu, dia berharap, pelatihan membatik ini akan lahir nantinya batik khas dari Nagari Kamang Mudiak, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Kita harapkan melalui pelatihan membatik, akan lahir batik khas kamang dan jadi ikon di Nagari Kamang, karena sebelumnya juga memiliki kuliner khas seperti karupuak Kamang," ucapnya.

Pelatihan yang Kedua

Sementara itu, Ketua Tim pelaksana, Prof Asniati Bahari ucapkan terimakasih atas dukungannya terhadap LPPM Unand Padang dalam program membangun nagari di Nagari Kamang Mudiak dengan melaksanakan pelatihan membatik ini.

"Ini merupakan kegiatan kedua kalinya yang mana pada pelatihan kali ini dilaksanakan untuk memperhalus proses membatik," ungkapnya.

"Kegiatan lebih difokuskan untuk tahapan produksi yang nantinya hasil dari batik yang dibuat akan dipasarkan sebagai objek promosi bagi Nagari Kamang Mudiak," tambah dia. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar