Batik Motif Surau Silek dan Songket Antarkan Giovanzha jadi Wakil Indonesia di Dubai

Al Imran | Selasa, 08-11-2022 | 09:24 WIB | 235 klik | Kota Padang Panjang
<p>Batik Motif Surau Silek dan Songket Antarkan Giovanzha jadi Wakil Indonesia di Dubai<p>

Giovanzha Chastanya saat dinobatkan sebagai pemenang kategori Winner In Grand Runway (Teen) dan Mister Teen Grand Model Indonesia. (istimewa)

PADANG PANJANG (8/11/2022) - Model cilik berprestasi asal Kota Padang Panjang, Giovanzha Chastanya yang mewakili Sumatera Barat, berhasil meraih predikat Winner In Grand Runway (Teen) dan Mister Teen Grand Model Indonesia.

Giovanzha menang untuk kategori Indonesian Culture and Tourism Ambassador 2022. Iven ini diselenggarakan Sahabat Manajemen Indonesia di Jakarta pada 31 Oktober-3 November 2022 lalu.

Gio (sapaan akrabnya-red) berhasil mengalahkan para pesaing dari 34 provinsi yang ikut pada acara pencarian bakat modelling tersebut.


Atas capaiannya itu, model cilik kelahiran Padang Panjang, 7 Desember 2011 ini berhak untuk mewakili Indonesia dalam ajang yang akan digelar di Dubai, Uni Emirat Arab, Februari 2023 mendatang.

Ditemui di kediamannya, Gio bercerita, selama mengikuti kegiatan pemilihan Grand Runway ia mendapat jadwal yang padat dari pihak panitia.

Mulai dari mempersiapkan parade baju adat, sesi runway contest, preliminary, wawancara, ethnic gown hingga evening gown di malam grand final.

Selama dalam kegiatan itu, putra dari pasangan Eko (66) dan Ade Rozalina (42) terlebih dulu menjalani masa karantina selama tiga hari.

Ia berjuang menampilkan serta mengangkat dan memperkenalkan kebudayaan Kota Padang Panjang, khususnya kain Batik Rang Minang motif Surau Silek asal Padang Panjang di kancah nasional itu.

Dengan penampilan yang elegan pada malam grand final, Gio yang mengenakan Songket Pandai Sikek yang dipadukan dengan busana formal, sukses memukau dewan juri. Sorak sorai penonton iringi langkah Gio di atas catwalk (panggung).

Di samping itu, video Gio yang mengangkat kebudayaan dan pariwisata Kota Padang Panjang yaitu Desa Kubu Gadang dengan atraksi Silek Lanyah-nya, juga masuk dalam nominasi terbaik.

Pada sesi wawancara secara live via YouTube, Gio juga memperkenalkan Batik Rang Minang Surau Silek kepada kepada para panitia.

"Pada sesi wawancara saya menceritakan tentang batik itu. Di mana batiknya menceritakan tentang putra-putri yang belajar Silek di Surau. Pembuatan batiknya juga menggunakan pewarna alami dari kulit jengkol," katanya.

Gio mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah ikut mendujung. Terutama kepada kedua orang tuanya dan Zirc Manajemen, jajaran Pemerintah Kota Padang Panjang, Forkopimda, para guru serta juga teman-teman yang telah mendukung dan mengapresiasi perjuangan dalam mengikuti event tersebut.

"Terima kasih saya ucapkan seluruh pihak yang telah mendukung dan mendukung selama ini. Terutama kepada keluarga besar @sahabatmanajemenindonesia dan yang telah mempercayakan gelar yang diberikan pada saya," ucapnya.

Gio yang masih duduk di bangku kelas 5 SDN 09 Balai-Balai, Padang Panjang Barat ini, berharap prestasi yang telah diraih ini dapat jadi pelajaran berharga baik bagi diri sendiri, maupun orang lain.

"Prestasi ini membuat saya sangat terharu bercampur bangga, karena mampu bersaing dengan peserta yang lain. Sebelumnya juga tidak menyangka akan jadi pemenang pada ajang ini," sebutnya.

Ia juga akan mempersiapkan diri lebih baik untuk tampil pada ajang bergengsi tingkat internasional di Dubai itu.

"Untuk tampil di Dubai nanti, tentunya akan ada berbagai persiapan. Terutama dalam hal public speaking bahasa Inggris. Saya akan belajar lebih giat lagi untuk meraih hasil maksimal."

"Semoga bisa kembali juara 1 dan mengharumkan nama Kota Padang Panjang dan Indonesia," harapnya. (ham/rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar