Proyek Drainase Bukittinggi Tuntas, Kontraktor Pelaksana Serah Terimakan Pekerjaan

Al Imran | Selasa, 08-11-2022 | 17:02 WIB | 198 klik | Kota Bukittinggi
<p>Proyek Drainase Bukittinggi Tuntas, Kontraktor Pelaksana Serah Terimakan Pekerjaan<p>

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menyaksikan serah terima pekerjaan pembangunan drainase dari kontraktor pelaksana ke Kepala Dinas PUPR Bukittinggi, Ebyuleris, di Bukittinggi, Senin. (hamriadi)

BUKITTINGGI (8/11/2022) - Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mengatakan, jalur pembuangan air dari arah Jambu Air telah mulai bisa dikendalikan dan meminimalisir banjir di Bukittinggi.

"Kita mengapresiasi kerja dari kontraktor untuk lanjutan pekerjaan drainase primer ini," ujar Erman Safar di Bukittinggi, Selasa.

Menurut Erman, meskipun proyek sempat mangkrak oleh kontraktor awal, namun pekerjaan akhirnya bisa diselesaikan di tahun 2022 ini oleh CV Insani Kontraktor.


"Kami ucapkan terima kasih kepada pelaksana. Pekerjaan drainase primer akhirnya selesai. Tidak ada kemacetan yang disebabkan proses kerja drainase primer. Hasilnya pun mulai bisa dirasakan," ucap Erman.

Pekerjaan lanjutan drainase primer telah selesai dilaksanakan. Hasil pekerjaan telah diserahterimakan CV. Insani Kontraktor pada Pemko Bukittinggi secara simbolis saat soft launching Stasiun Street Food, Senin.

Kepala Dinas PUPR Bukittinggi, Ebyuleris menjelaskan, lanjutan pekerjaan drainase primer ini menelan anggaran sebesar Rp9,2 miliar lebih.

Kata dia, drainase primer dikerjakan mulai dari Jl Pemuda hingga Jl Sudirman, depan SMPN 1 Bukittinggi sepanjang 1.130,8 meter.

"Pekerjaan dimulai sejak 13 Mei 2022 lalu. Alhamdulillah, pada 14 Oktober 2022 lalu telah selesai dilaksanakan dan serahterima lapangan," ujarnya.

"Kemarin, Senin, telah diserahterimakan secara simbolis dari CV. Insani Kontraktor kepada Pemko Bukittinggi," paparnya.

Dia menyampaikan, total anggaran pekerjaan drainase sebesar Rp9,2 miliar lebih. Nilai kontrak Rp4,07 miliar ditambah dengan dua kali addendum senilai Rp5,1 miliar lebih.

"Dua kali addendum, dikarenakan pertama perubahan volume dan kedua final quantity," sebutnya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar