BNN Sosialisasikan P4GN pada Praktisi Media Pasaman Barat

Al Imran | Kamis, 10-11-2022 | 20:19 WIB | 191 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>BNN Sosialisasikan P4GN pada Praktisi Media Pasaman Barat<p>

Kepala BNN Pasaman Barat, Irwan Effenry didampinggi Kasubag Umum BNN, Gidion Gerhard Silitonga memberikan materi tentang P4GN pada workshop penguatan kapasitas bagi praktisi media untuk mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba di Simpang Empat, Kamis. (robi chandra)

PASAMAN BARAT (10/11/2022) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Pasaman Barat, gelar workshop penguatan kapasitas bagi praktisi media untuk mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba.

Kepala BNN Pasaman Barat, Irwan Effenry didampinggi Kasubag Umum BNN, Gidion Gerhard Silitonga mengatakan, dalam kegiatan ini dikedepankan terkait Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), yang diharapkan jadi formulasi atau antisipasi permasalahan pada umumnya Kabupaten Pasaman Barat.

Sekretaris Kesbangpol Pasaman Barat, Yosmar Defia mengatakan, program P4GN melalui BNN, untuk diinformasikan terhadap seluruh elemen masyarakat.


"Kami mendorong, mendukung, ya intinya kami mempersatukan seluruh elemen masyarakat, untuk bisa melaksanakan program tersebut," ungkap Yosmar saat memberikan sambutan pada pembukaan workshop, Kamis.

Ia memaparkan melalui program P4GN diharapkan masyarakat Pasaman Barat, memiliki ketahanan diri yang kuat, untuk secara sadar menolak narkoba.

Kasubag Umum BNN, Gidion Gerhard Silitonga mengharapkan, peserta workshop dapat jadi kepanjangan tangan BNN, dalam menjalankan program tersebut.

Karena, terang dia, BNN tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari seluruh lembaga-lembaga atau dinas terkait, terutama elemen yang ada di masyarakat.

Sementara, Gina Alecia mengungkapkan, ada beberapa materi yang disampaikan dalam workshop ini seperti kota tanggap terhadap ancaman narkoba hingga materi terkait aspek tentang penyalahgunaan narkoba.

"Kepada masyarakat, harus lebih cerdas memilah dan memilih informasi guna menghindari dampak buruk lebih besar dimasa mendatang," ujarnya. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar