Dua Nakes Asal Padang Panjang Dinobatkan jadi yang Terbaik Tingkat Sumbar

Al Imran | Senin, 14-11-2022 | 22:04 WIB | 185 klik | Kota Padang Panjang
<p>Dua Nakes Asal Padang Panjang Dinobatkan jadi yang Terbaik Tingkat Sumbar<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi memberikan penghargaan pada Nakes di Padang Panjang usai Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 dengan tema Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku, Senin. (kominfo)

PADANG PANJANG (14/11/2022) - Dua tenaga kesehatan (Nakes) Kota Padang Panjang, Rika Roza dan Adrianti dinobatkan sebagai Nakes terbaik (juara I) tingkat Sumatera Barat (Sumbar) di kategorinya masing-masing oleh Dinas Kesehatan Provinsi, Senin.

Keduanya menerima penghargaan yang diserahkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi didampingi Kepala Dinas kesehatan Sumbar, dr Lila Yanwar usai Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 dengan tema Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku.

Rika Roza, perwakilan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padang Panjang meraih juara 1 kategori perawat teladan rumah sakit. Rika membawa program inovasi Poliklinik 'Cegak' (cerdik sehat dengan toga dan akupresur).


Sedangkan Adrianti perwakilan dari Puskesmas Gunung, meraih juara 1 kategori bidan teladan Puskesmas. Inovasinya, Polisi Lantas (Posyandu Lansia Siaga untuk Lansia Beraktivitas).

Baik Rika maupun Adrianti menyampaikan rasa syurkur atas penghargaan yang mereka raih. "Alhamdulillah, penghargaan ini jadi motivasi bagi kami memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat," katanya.

Keduanya turut menyampaikan terima kasih atas dukungan Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran dan Ketua TP-PKK, dr Dian Puspita serta didukung Pemko melalui Dinas Kesehatan.

RSUD, ujar Rika, mendukung dilengkapinya sarana dan prasarana pengadaan Poliklinik "Cegak". Di sisi lain, Puskemas Gunung, sebut Adrianti, memfasilitasi operasional kegiatan rutin Posyandu Lansia. Lalu, dukungan promosi kegiatan dan kolaborasi tim teknis puskesmas.

Rika menjelaskan, ada sejumlah tahapan pada lomba nakes terbaik ini. "Yang jelas harus mempunyai program inovasi bidang kesehatan. Seleksi dari mengajukan program inovasi, uji seleksi administrasi, uji presentasi program inovasi yang dimulai dari tingkat kota dan provinsi," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD, dr Lismawati R menyampaikan rasa bangga dan bahagia, atas pencapaian salah satu perawat RSUD.

"Ke depannya, diharapkan akan lahir lagi inovasi berikutnya. Di samping pengembangan pelayanan yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat, juga tidak kalah penting dapat menambah pendapatan BLUD Padang Panjang," ungkapnya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar