Diangkat Anak oleh Wagub Sumbar

Bocah Usia 6 Tahun Asal Kota Padang Miliki Kemampuan Bicara Multi Bahasa

Al Imran | Jumat, 18-11-2022 | 20:35 WIB | 8676 klik | Kota Padang
<p>Bocah Usia 6 Tahun Asal Kota Padang Miliki Kemampuan Bicara Multi Bahasa<p>

Bocah usia 6 tahun, Kevin Ramadhan Malik putra pertama Roni Irawan dan Cristien Natalia Gunawan, ditemani guru, foto bersama dengan Wagub Sumbar, Audy Joinaldy di ruang kerja wagub, Jumat. (humas)

PADANG (18/11/2022) - Bocah usia 6 tahun, Kevin Ramadhan Malik telah menjadi anak dengan kemampuan berbahasa asing cukup banyak. Putra Roni Irawan dan Cristien Natalia Gunawan telah jadi seorang anak polyglot (orang yang pandai dalam berbagai bahasa-red).

"Kevin sudah mulai mempelajari bahasa asing sekaligus membaca pada usia dua tahun. Ketertarikannya terhadap angka dan huruf, membuatnya pada belia ini mampu membaca dan berbicara dalam bahasa Inggris," ungkap Roni Irawan di Padang, Jumat.

Dikatakan Roni, dirinya bersama istri, hanya mengajarkan Kevin berbicara bahasa Indonesia sebagaimana orang tua lain mengajarkan anak mereka bicara. "Akan tetapi, anak kami sangat aktif dan sibuk menyusun dan memainkan mainan huruf dan angka-angka," terang Roni.


Karena Kevin yang selalu aktif, Roni merasa khawatir dan sempat menyimpulkan anaknya ini sebagai penderita autis. Akan tetapi, setelah melalui berbagai terapi dan konsultasi, disimpulkanlah Kevin termasuk dalam kategori Gifted Child atau yang lebih dikenal dengan sebutan anak anak berbakat luarbiasa atau anak jenius.

Keaktifan Kevin, juga dibenarkan Helena, Guru TK Barunawati Rawang Padang Selatan, tempat Kevin sekolah saat ini. Menurutnya, Kevin terbilang anak yang istimewa, dikarenakan tingkat kemampuannya di atas rata-rata teman seusianya.

Untuk saat ini, terang wanita yang juga sebagai kepala sekolah ini, Kevin untuk penguasaan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sangat fasih baik itu dalam melafaskan maupun menuliskannya.

"Kevin sudah pandai membaca dan menuliskan bahasa Indonesia dan Inggris dengan lancar. Bahkan, karena lancarnya berbahasa Inggris, kami juga termotivasi untuk juga mempelajarinya dengan baik," ujar Helena.

Helena menambahkan, saat ini sekolah lebih memfokuskan Kevin dalam belajar berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekolah dan teman-temannya.

Tentunya tidak hanya cerdas dalam penguasaan bahasa Indonesia dan Inggris, Kevin saat ini secara otodidak menggunakan smartphone, mempelajari dan menguasai bahasa lain seperti Rusia, Arab dan bahasa lainnya yang juga sudah dalam kategori baik.

"Kevin sangat senang mempelajari bahasa-bahasa baru dan menuliskannya langsung. Dia juga punya ketertarikan dengan alat musik dan mengedit vidio menggunakan HP," tambah Cristien, mamanya Kevin.

Sulit Dijumpai

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan, anak yang memiliki kemampuan seperti Kevin ini sangat sulit dijumpai. Bahkan jumlahnya sangat sedikit dari jumlah anak seusianya.

"Saya jadikan Kevin sebagai anak angkat dan akan berikan beasiswa untuknya. Insya Allah, bakat besar yang dimiliki Kevin bisa kita jaga dan kembangkan," tegas Audy yang disambut syukur orangtua dan Guru TK Kevin yang hadir di Ruangan Kerja Wakil Gubernur Sumbar itu.

Audy Joinaldy tampak takjub dengan kemampuan yang dimiliki Kevin. Seperti orang yang sudah kenal lama, Kevin begitu akrab dan tak canggung berkomunikasi dengannya. Bahkan, diskusi di antara mereka menggunakan bahasa Inggris. Keduanya tampak begitu fasih berbicara dengan salah satu bahasa internasional itu.

Saking fasihnya berbahasa Inggris dan aksennya yang halus, Audy menyebut Kevin lahirnya di London Inggris, bukan di Indonesia. Lontaran spontan ini disambut tawa tamu yang hadir.

Apa Itu Gifted Child

Gifted child adalah seorang anak yang memiliki keunikan yang khusus dalam bidang intelektual (IQ di atas rata-rata), kreativitas dan komitmen yang tinggi sesuai dengan hasil tes. Istilah ini dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan anak berbakat, anak luar biasa, dan anak-anak genius.

Dilansir dari Raising Children, anak-anak berbakat dilahirkan dengan kemampuan alami jauh di atas rata-rata untuk anak seusia mereka. Jika menemukan anak berbakat seperti ini, mungkin diperlukan untuk memerhatikan kemampuan alami dalam cara anak belajar dan berkembang.

Mereka dapat berbakat dalam bidang kemampuan apa pun, dan bisa di lebih dari satu bidang.

Misalnya, anak mungkin berbakat secara kreatif dan intelektual. Atau memiliki koordinasi fisik dan memori di atas rata-rata atau lebih matang secara sosial dan emosional daripada anak-anak lain seusia mereka.

Anak juga dapat berbakat pada tingkat yang berbeda. Artinya, beberapa anak berbakat memiliki kemampuan yang lebih maju daripada yang lain, dan beberapa anak berbakat juga bisa memiliki disabilitas.

Misalnya, seorang anak yang berbakat secara intelektual, mungkin juga memiliki autisme atau gangguan pendengaran. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar