506 Guru se-Padang Timur Ikuti Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

Al Imran | Senin, 21-11-2022 | 19:11 WIB | 102 klik | Kota Padang
<p>506 Guru se-Padang Timur Ikuti Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka<p>

Wako Padang, Hendri Septa memberikan arahan pada Workshop IKM yang diikuti 506 orang guru dan kepala sekolah se-Kecamatan Padang Timur di Gedung UPI Convention Center, Ahad pagi. (humas)

PADANG (20/11/2022) - Wali Kota Padang, Hendri Septa menilai, Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), mendukung terciptanya pendidikan yang lebih berkualitas ke depannya.

"Guru di Kota Padang harus selalu aktif mencari tahu berbagai sumber tentang kurikulum merdeka," ungkap Hendri Septa saat membuka Workshop IKM yang diikuti 506 orang guru dan kepala sekolah se-Kecamatan Padang Timur di Gedung UPI Convention Center, Ahad pagi.

Tema workshop ini, 'Tuntas IKM Guru, Mampu Mengembangkan Kompetensi Profesional dalam Perencanaan, Pelaksanaan dan Asesmen Pembelajaran.'


Dikesempatan itu, Hendri juga memberikan gambaran bagaimana kurikulum merdeka ini diterapkan, serta instrument pembelajaran yang harus disiapkan untuk menyongsong kurikulum baru tersebut.

"Kepada bapak ibu semua, ikutilah workshop ini dengan baik dan sungguh-sungguh. Insya Allah, semua yang kita lakukan dalam mencerdaskan anak-anak bangsa ini mendapatkan pahala dan keberkahan di sisi Allah SWT," ujar Hendri Septa menyemangati.

Senada dengan itu, Kepala Disdikbud Padang Yopi Krislova menjelaskan, Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru pada dunia pendidikan.

Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), kurikulum ini mengacu pada pendekatan bakat dan minat dimana siswa dapat memilih pelajaran apa saja yang ingin dipelajari sesuai dengan bakat dan minatnya.

"Kurikulum ini adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam dimana konten akan lebih optimal. Sehingga, dengan itu peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensinya," jelasnya.

Yopi menambahkan, terkait workshop kali ini yaitu bertujuan dalam mempersiapkan para guru untuk menghadapi kurikulum merdeka, dimana kurikulum ini telah jadi kurikulum nasional.

"Kita tentu berharap melalui workshop ini mampu meningkatkan mutu mengajar bagi para guru. Terutama memberikan pengetahuan yang lebih dalam menghadapi kurikulum merdeka pada tahun ajaran baru mendatang."

"Semoga dalam pelaksanaannya nanti kita bisa mengoptimalkan pembelajaran kepada peserta didik dalam mengimplementasikan kurikulum baru tersebut," harap Yopi yang baru dilantik tersebut.

Dalam kesempatan itu juga hadir Pelatih Ahli Sekolah Penggerak dari Balai Guru Penggerak Provinsi Sumatera Barat, Irawati. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar