Prof Fasli Jalal Maju di Pemilihan Persidium MN, Sejarawan Publik: Beliau Anugerah bagi Kahmi

Al Imran | Selasa, 22-11-2022 | 23:01 WIB | 298 klik | Nasional
<p>Prof Fasli Jalal Maju di Pemilihan Persidium MN, Sejarawan Publik: Beliau Anugerah bagi Kahmi<p>

Prof Fasli Jalal bersama Fajar Rusvan, berdialog dengan mantan Gubernur Sumbar, Azwar Anas dan Syahrul Udjud (mantan Wako Padang) di kediaman Azwar Anas, beberapa waktu lalu.

PADANG (22/11/2022) - Sejarawan publik, Fajar Rusvan menilai, sosok Prof Fasli Jalal memiliki pola komunikasi yang tidak dapat ditemukan dalam buku-buku teori. Sebab, dia adalah komunikasi itu sendiri.

"Prof Fasli Jalal memiliki kemampuan untuk membentuk, membangun, mengembangkan, hingga menggerakkan seluruh simpul-simpul kemajuan potensial yang dimiliki sebuah organisasi, dengan talenta yang dimilikinya," ungkap Fajar Rusvan dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Penilaian ini dilontarkan mantan pengurus HMI Cabang Padang ini, sekaitan pencalonan Prof Fasli Jalal sebagai salah seorang anggota presidium Majelis Nasional Keluarga Almuni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) pada Musyawarah Nasional (Munas) XI di Kota Palu, 24-28 November 2022.


Diungkapkan Fajar, Prof Fasli Jalal adalah anugerah bagi Kahmi, agar berlari kencang di tengah riuh rendah stigma negatif pada Ormas yang bernuansa intelektual-Islami.

Di mata Fajar, kemampun Prof Fasli Jalal dalam menggerakan potensi itu, dapat terlihat dari komunikasi yang masih terus dibangunnya dengan mantan gubernur Sumbar, Azwar Anas dan mantan wali kota Padang, Syahrul Ujud.

Diketahui, kedua tokoh ini (Azwar Anas dan Syahrul Ujud-red) adalah dua orang tokoh yang menggaransi pelaksanaan Kongres HMI XVI Tahun 1986 di Kota Padang.

"Dua tokoh ini, sampai sekarang masih berkomunikasi erat dengan Prof Fasli Jalal. Istimewanya, kedua tokoh ini, merestui Prof Fasli maju jadi presidium MN Kahmi," ungkap Fajar.

"Koneksi historis di antara mereka, diharapkan jadi valueadded bagi keterpilihan Prof Fasli Jalal dalam Munas Kahmi di Kota Palu, esok," tambah Fajar.

Dengan segala potensi yang dimiliki Prof Fasli ini, Fajar berani menyimpulkan, MN Kahmi akan mengalami kerugian besar jika peserta Munas XI nanti tak mempercayakan sosok Prof Fasli Jalal sebagai salah seorang presidium.

"Prof Fasli merupakan figur yang akan jadi energizer bagi Kahmi dalam mengeksekusi program-program unggulannya nanti," tegas Fajar yang juga Sekretaris Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Sumatera Barat.

Beberapa agenda yang akan dilaksanakan pada Munas Kahmi kali ini adalah pemilihan sembilan orang Presidium MN KAHMI 2022-2027.

Hingga saat ini, terdapat 40 calon presidium yang ditetapkan MN KAHMI, salah satunya yaitu Prof dr Fasli Jalal SpGK PhD.

Prof Fasli Jalal adalah Wakil Menteri Pendidikan Nasional Indonesia sejak 6 Januari 2010 hingga 19 Oktober 2011, mendampingi Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh dalam Kabinet Indonesia Bersatu II bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di masa itu. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar