Masyarakat Sumbar Kirim Rendang untuk Korban Gempa Cianjur, Dikirim Jumat 21 November 2022

Al Imran | Kamis, 24-11-2022 | 15:42 WIB | 76 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Masyarakat Sumbar Kirim Rendang untuk Korban Gempa Cianjur, Dikirim Jumat 21 November 2022<p>

Gubernur Sumbar, Mahyeldi menyerahkan secara simbolis bantuan rendang bagi korban gempa Cianjur, Jawa Barat, Rabu. (humas)

PADANG (24/11/2022) - Manajemen Bank Nagari dan PT Semen Padang, masing-masingnya menyumbangkan 100 kilogram rendang bagi korban gempa Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada 21 November 2022 lalu.

Bantuan rendang sebagai salah satu makanan siap saji yang terbilang praktis memenuhi kebutuhan korban gempa di masa tanggap darurat ini, juga digagas berbagai pimpinan OPD di Pemprov Sumbar. Hal serupa juga digagas pemerintahan kabutan dan kota serta berbagai lapisan masyarakat Sumatera Barat.

"Alhamdulillah telah terkumpul hampir satu ton rendang. Targetnya, akan terkumpul satu setengah sampai dua ton rendang hingga Kamis ini," ungkap Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi saat meninjau penggalangan bantuan rendang di kantor BPBD Sumbar, Rabu.


Direncanakan, ungkap Mahyeldi, bantuan rendang ini akan dikirim langsung ke lokasi bencana pada Jumat (25/11/222) besok.

"Kita juga akan galang dana bantuan untuk kebutuhan rehab-rekon, termasuk masjid, rumah, fasilitas umum dan lainnya serta saudara kita (perantau minang-red) yang ada di sana," urai Mahyeldi.

Di kesempatan itu, Mahyeldi ikut memasak randang yang disiapkan ibu-ibu Dharmawanita BPBD Sumbar yang juga akan dikirim ke Cianjur.

"Randang ini juga dibuat oleh masyarakat dan pelaku UMKM Sumbar dengan kemasan 1/4 sampai 1/2 kilogram," sambung Mahyeldi.

Dia juga mengimbau bupati dan wali kota serta masyarakat, untuk terus siap siaga dan waspada terhadap potensi gempa di Sumbar. Kepada BPBD di kabupaten/kota, mengintensifkan memberikan latihan dan sosialisasi mitigasi bencana.

"Juga pastikan mengaktifkan Early Warning Sistem Gempa di seluruh tempat agar berfungsi secara lebih baik. Agar masyarakat kita lebih siaga," ungkap Mahyeldi.

Kemudian, ia juga mengimbau bupati/wali kota di Sumbar, untuk segera menerbitkan Perda tentang bangunan yang mengatur mengenai bagaimana membuat bangunan atau rumah tahan gempa sesuai standar. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar