Bunga Bangkai Ditemukan Pemburu Babi di Hutan Nagari Garagahan

Al Imran | Jumat, 25-11-2022 | 14:23 WIB | 115 klik | Kab. Agam
<p>Bunga Bangkai Ditemukan Pemburu Babi di Hutan Nagari Garagahan<p>

Seorang warga Nagari Garagahan, Olwi Merta bersama bunga bangkai yang ditemukannya di kawasan hutan Dusun Taratak, Jorong III, Kamis. (humas)

AGAM (25/11/2022) - Seorang warga Dusun Simaruok, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Olwi Merta temukan bunga bangkai di salah satu lahan perkebunan warga di Dusun Taratak, Jorong III Nagari Garagahan.

"Bunga bangkai ini ditemukan saat pergi berburu babi. Ketika berjalan dekat lokasi, tercium aroma busuk seperti bangkai," ungkap Olwi Merta yang akrab disapa Ol, Kamis, sebagaimana dikutip dari agam media center.

Karena penasaran, Ol mencari sumber bau tersebut. "Ternyata berasal dari bunga bangkai yang tumbuh tidak jauh dari lokasi saya berburu babi," jelasnya.


Saat ditemukan, kondisi bunga bangkai tersebut sudah mengerucut, kelopak bunganya penuh dengan robekkan.

"Tinggi bunga tersebut diperkirakan lebih kurang 2 meter," ujarnya.

Sementara itu, Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra saat dikonfirmasi mengatakan, bunga tersebut merupakan tanaman langka. Bunga bangkai memiliki nama latin Amorphophallus Titanum.

"Dilihat dari bentuknya sekarang, tanaman ini berada di fase generatif (berbunga). Diperkirakan bunga tersebut sudah mekar 8-10 hari," ujarnya.

Dikatakan, tanaman ini memiliki 2 fase. Pertama fase vegetatif, dimana tanaman masih berupa tangkai, daun dan barang. Sedangkan fase yang kedua adalah fase generatif, yaitu tanaman sudah menunjukkan bunga.

"Amorphophallus Titanum ini tanaman yang dilindungi UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati," ujarnya. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar