Pemko Padang akan Canangkan Gerakan Penanaman Cabai demi Kendalikan Inflasi

Al Imran | Minggu, 04-09-2022 | 13:48 WIB | 295 klik | Kota Padang
<p>Pemko Padang akan Canangkan Gerakan Penanaman Cabai demi Kendalikan Inflasi<p>

Wali Kota Padang, Hendri Septa.

PADANG (2/9/2022) - Pemko Padang akan meluncurkan Gerakan Penanaman Cabai guna menekan sekaligus mengendalikan laju inflasi. Direncanakan, gerakan tersebut bakal dipusatkan di KWT Rose Melati, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Senin (5/9/2022).

"Saat ini, Sumatera Barat termasuk peringkat tiga teratas dalam angka inflasi secara nasional. Untuk tingkat kabupaten dan kota, Padang paling pertama dengan inflasi tertinggi. Kondisi ini perlu kita tangani serius," ungkap Wali Kota Padang, Hendri Septa di Padang, Jumat.

Menurut Hendri, Pemko akan melakukan gerakan penanaman cabai yang dimulai dari tingkat kecamatan dan kelurahan hingga tingkat RT/RW, termasuk komunitas pangan dan KWT di Kota Padang.


Baca: Tips Menanam Cabai di Pekarangan dan Pot, Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini

"Kita berharap, gerakan ini berjalan optimal dan diikuti semua elemen warga. Semoga, upaya ini mampu mengatasi permasalahan di tengah masyarakat, khususnya terkait kenaikan harga cabai yang acap tak terkendali," harap dia.

Sementara, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Padang, Syahendri Barkah menyebutkan, saat ini Kota Padang memang tercatat sebagai daerah yang mengalami inflasi tertinggi di Sumbar.

"Hal itu ditinjau dalam data semesteran dan bulanan inflasi terkini," ungkap Syahendri Barkah.

Dijelaskan, untuk sekarang ini inflasi pada Provinsi Sumbar mencapai angka 8 persen. Sedangkan untuk Kota Padang mencapai angka sekitar 6 persen dalam data semesteran yang didapat.

"Data tersebut dapat dilihat pada bulan Desember 2021 hingga Juli 2022," sambungnya.

Syahendri menambahkan, meningkatnya angka inflasi itu disebabkan salah satunya mengingat peminat masyarakat Sumbar dalam hal ini Kota Padang mengkonsumsi cabai semakin meningkat.

"Sehingga hal tersebut memberikan dampak terjadinya kenaikan angka inflasi serta menjadikan mahalnya harga cabai tersebut. Sebenarnya banyak pemicu harga cabai ini jadi naik," ungkapnya.

"Salah satunya, pengaruh cuaca yang membuat susahnya panen cabai di daerah Sumbar, begitu juga gangguan transportasi cabai lokal yang masuk ke Kota Padang dikarenakan pengaruh cuaca yang buruk beberapa bulan belakangan," bebernya.

Disampaikan, adapun untuk aksi gerakan penanaman cabai nanti bakal didukung Dinas Pertanian Kota Padang yang memfasilitasi untuk penyediaan bibit cabai merah, rawit dan jenis lainnya. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kota Padang